Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Hukrim
Koper Hitam yang Dipakai Buang Mayat Tanpa Kepala Milik Ibu Pelaku
Jumat, 12 April 2019 - 17:32:19 WIB

SULUHRIAU- Koper hitam yang dipakai membuang mayat Budi Hartanto (28), ternyata milik ibu kandung AS. AS merupakan eksekutor mayat dalam koper. Koper itu dibeli di Malaysia, saat akan pulang ke kampung halamannya di Desa Mangunan, Udanawu, Kabupaten Blitar.

Keterangan itu disampaikan ibu kandung AS, NG (55) kepada detikcom saat keluar dari ruang pemeriksaan Satreskrim Polresta Blitar. "Iya itu koper punya saya. Anak saya bilang kopernya diambil dan sudah dijual. Laku Rp 200 ribu. Katanya buat tambah modal dagang nasi goreng," kata perempuan berkerudung kepada detikcom, Jumat (12/4/2019).

Menurutnya, AS mengaku jika koper dijual usai melaksanakan jamaah salat subuh di musala dekat rumahnya. "Ya Rabu (3/4/2019) pagi sekitar jam 5 itu," ungkapnya.

"Saya baru tahu kalau koper saya dipakai buang mayat itu ya dari teman-teman di musala. Saya kaget sekali ketika dikasih tahu gambarnya. Lho lha kok ini koper saya," pungkas wanita itu sambil membelalakkan mata.

Dari pantauan detikcom, di dalam koper tersebut masih banyak terdapat bercak darah. Koper tersebut kini diamankan di Polresta Blitar sebagai barang bukti.

Kepala Mayat Sudah Diserahlan ke Keluarag

Sementara itu, Selama kurang lebih 4 jam, kepala mayat dalam koper diperiksa di RS Bhayangkara Kota Kediri. Kepala Budi Hartanto (28) itu diperiksa tim Labfor Polda Jatim. Usai diperiksa, kepala korban langsung diserahkan ke keluarganya.

Dialnsir detikcom, kepala korban dibawa ke RS Bhayangkara sekitar pukul 11.00 WIB dan diserahkan ke keluarganya sekitar pukul 15.00 WIB.

Paman korban, Nasukha (48) mengaku kepala putra sulung Darmaji dan Hamidah itu akan segera dimakamkan. "Ini langsung dimakamkan setelah penyerahan kepala ke orangtuanya," kata Nasukha saat di kamar jenazah RS Bhayangkara Kota Kediri, Jumat (12/4/2019).

Menurut Nasukha, sesuai syariat Islam untuk jenazah lebih baik segera dimakamkan tanpa menunggu lama. "Ini nanti semoga segera selesai dan akan dibawa serta langsung dimakamkan. Tidak ke rumah duka lagi," tambahnya.

Kondisi kepala korban sudah memprihatinkan. Mengingat, mayat dalam koper pertama kali ditemukan di Blitar, Rabu (3/4/2019) lalu.

Sementara saat pertama ditemukan, kepala mayat dalam koper tersebut terbungkus kain putih yang dilapisi kantong kresek dan karung beras.   

Seperti diberitakan, warga Blitar digegerkan penemuan mayat dalam koper tanpa kepala. Koper tersebut ditemukan pencari rumput, Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 07.00 wib. Koper hitam itu ditemukan tergeletak di antara rimbunnya semak, di bawah jembatan Desa Karanggondang Udanawu, Blitar.

Sementara, rumah tersangka AS berada di Desa Mangunan, Udanawu. Lokasinya di sebelah utara sekitar 1 Km dari jembatan.

Editor: Jandri | Sumber: detik.com   





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat