Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Sosial Budaya
Heboh Doktrin Kiamat Sudah Dekat
Kamis, 14 Maret 2019 - 07:57:32 WIB

SULUHRIAU- Doktrin kiamat sudah dekat menguak seiring beredarkan berita tentang 52 warga Ponorogo yang minggat.

Mereka diduga meninggalkan kampung halamannya untuk berlindung di sebuah pondok pesantren di Malang karena percaya akan segera terjadi kiamat.

52 warga Ponorogo yang dimaksud yakni mereka yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Watubonang, Kecamatan Badegan. Mereka pergi ke Malang setelah menjual aset-aset yang mereka miliki di dusun tersebut. Baik rumah, tanah hingga hewan ternak.

Kepindahan puluhan warga dusun tersebut mencuri perhatian setelah salah satu warga net, Rizki Ahmad Ridho membahasnya di laman Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP) pada Senin (11/3/2019) sekitar pukul 10.14 WIB.

"#kepoinfo seng omahe watu bonang enek ora jarene lemah' pdo.di dol.gek pindah neg malang kae kronologine pie.. Seng 2 krngu" jarene kenek doktrin seng kiamat disek dwe daerah kno gek jarene neh kui gae jaket MUSA AS..kui aliran opo lurrr.samarku mbat brawek neg daerah" lio..Ngnu wae..mergo rdok nyamari babakan ngne kie wedi ko mbat di gae edan lak io.jembuk (#kepoinfo yang rumahnya di Watu Bonang ada apa tidak. Katanya tanah semua dijual terus pindah ke Malang itu gimana kronologinya. Dengar-dengar katanya kena doktrin yang kiamat pertama daerah situ dan katanya ada yang pakai jaket MUSA AS. Itu aliran apa, khawatirku merembet ke daerah lain. Gitu aja. Soalnya agak membahayakan bab seperti ini takutnya malah membuat orang gila)," berikut tulisan yang diunggah Rizki dalam Grup ICWP.

Kemudian, peristiwa tersebut dibenarkan oleh kepala dusun hingga camat setempat. Menurut Kepala Dusun Krajan, Sogi, ada 16 KK atau 52 warganya yang sudah minggat. Meski begitu, ia menegaskan jika puluhan warga tersebut masih berstatus sebagai warga Ponorogo karena mereka pergi secara diam-diam tanpa mengurus surat pindah.

"KTP, KK masih (berstatus) warga Desa Watubonang, tidak ada yang resmi pamit ke perangkat desa," kata Sogi saat ditemui di lokasi, Rabu (13/3).

Camat Badegan, Ringga Irawan kemudian menambahkan jika puluhan warga hijrah ke Malang setelah mendapat bisikan atau doktrin tentang kiamat sudah dekat dari santri atau jemaah sebuah ponpes di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Selain tentang kiamat, puluhan warga tersebut juga juga dijejali fatwa soal perang dan ancaman kemarau panjang.

"Pada awalnya mereka dipengaruhi atau diajak oleh Katimun (48), warga RT 05 RW 01 Dukuh Rrajan, Desa Watubonang yang merupakan jemaah santri di sana," kata Ringga.

Dalam rilis yang dikeluarkan Kecamatan Badegan, Ringga menjelaskan jika 52 warga tersebut diduga menjadi jemaah Thoriqoh Musa. Terkait isu kiamat sudah dekat, jemaah diminta pergi dan menjual semua aset di Desa Watubonang.

Sementara soal Ramadhan tahun ini yang akan diwarnai huru-hara, jemaah diminta membeli pedang seharga Rp 1 juta. Kemudian tentang kemarau panjang selama 3 tahun mulai 2019-2021, jemaah diminta menyetor gabah 500 kg per orang karena kemarau mengakibatkan paceklik.

Fatwa Thoriqoh Musa yang diduga disebarkan Katimun mengarah pada satu pondok pesantren di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Yakni Ponpes Miftahul Falahin Mubtadin yang diasuh oleh Muhammad Romli atau Gus Romli.

Terkait keberadaan Thoriqoh Musa dan fatwa atau doktrin kiamat sudah dekat, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muspika dan Nahdlatul Ulama (NU) setempat menggelar pertemuan dengan Gus Romli.

"Dari hasil pertemuan, terungkap bahwa informasi yang beredar itu tidak benar. Pengasuh ponpes Gus Romli membantahnya, dan bisa mengecek langsung akan kebenaran informasi itu," kata Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto yang memfasilitasi pertemuan tersebut.

Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ponorogo mengaku bakal mendalami soal kepindahan puluhan warga ke Malang. Terlebih, kepindahan 52 warga Dusun Krajan, Desa Watubonang, Kecamatan Badegan tersebut diduga akibat doktrin kiamat yang katanya akan terjadi pertama kali di desa tersebut.

"Ajarannya apa saya juga belum tahu, belum sampai ke sana, nanti bisa kita cek dan lihat," kata Ketua MUI Ponorogo Anshor M Rusdi seperti dilansir dari detik.com.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat