Magnet Wisata Budaya & Religi Pekanbaru
60 Orang Rombongan Khatam Quran H Ismail Brunai & Malaysia Berkunjug ke Mesjid Raya Senapelan
Sabtu, 02 Maret 2019 - 17:08:59 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Kota Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau, memiliki sejumlah peninggalan atau situs bersejarah baik di bidang budaya dan religi.
Wilayah yang dominan memiliki potensi tersebut Wilayah Kecamatan Senapelan. Tak heran bila, sejumlah wisatawan Asean seperti Malaysia, Brunai Singapura kerap menyambangi Pekanbaru untuk melihat atau mengetahui situs-situs bersejarah di Senapelan.
Seperti dalam waktu dekat ini, tepatnya dua pekan ke depan, akan ada kunjungan dari rombongan Khatam Quran H Ismail Brunai dan Malaysia Berkunjug ke Mesjid Raya Senapelan, Pekanbaru.
Kedatangan mereka tahun ini merupakan tahun ke tiga, dimana tahun pertama hanya lima orang saja, lalu tahun ke dua 20 orang dan tahun ke tiga ini 60 orang.
Perihal kedatangan kujungan rombongan Khatam Quran H Ismail Brunai dan Malaysia ini disampaikan Camat Senepalan Fabila Sandy, SE, MAP kepada media ini, Jumat (1/3/2019).

Dikatakan, ia telah membaca rundown acara kunjungan rombongan Khatam Quran H Ismail Brunai dan Malaysia.
Datang ke Pekanbaru Ahad 10 Maret mendatang, rombongan nginap di hotel, dari hari itu juga mereka berziarah ke Makam Raja Alimuddin dan Istri Sulthan Kahdijah, Tengku Embung Badriah, Otman Shahbuddin, pangeran Kusuma Dilaga yang berada di komplek Mesjid Nur Alam atau Mesjid Raya Senapelan.
Hari kedua khatam quran di Mesjid Raya itu, dan juga bersilaturrahmi dengan LAMR Pekanbaru. Rombongan dipimpin Ketua Khalaqah Khatam Quran Tengku H Ismail Hamid.
Fabila Sandy menambahkan, ke depan akan meningkat koordinasi dengan pihak Pemko melalui Disbudpar Pekanbaru. Karena kunjungan wisatawan ini harus disambut dengan baik. "Pemerintah harus hadir dalam hal ini. Untuk hal ini saya sudah koordinasi dengan Disparbud," katanya.
Menurutnya, Pekanbaru dan Senapelan khususnya memiliki potensi pariwisata religi dan wisata budaya (Melayu). Sebab itu, sektor ini harus didorong terus dan tidak cukup sampai di Camat dan LAMR saja atau stake kholder.
"Kita harapkan hadir Kepala daerah dalam hal ini, apalagi kini pemko sedang berusaha membangun wisata halal," katanya.
Fabila mengatakan, patut diangkat mengapa orang Brunai dan Malaysia menjadi Mesjid Raya di Senapelan ini sebagai salah satu destinasi mereka. "Ini sungguh kebanggaan bagi kita," pungkasnya. [chr]
Komentar Anda :