Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Ekbis
Teknologi Baru Disiapkan, Sopir Bisa Tidur Full Selama Perjalanan
Senin, 25 Februari 2019 - 22:12:02 WIB

SULUHRIAU- Hingga hari ini, teknologi ‘self-driving car’ masih menuai kritikan. Banyak konsumen yang belum sepenuhnya yakin, tentang keamanan perangkat canggih tersebut.

Keraguan mereka bukan tanpa sebab, mengingat sudah seringkali teknologi ini membawa celaka. Belum lenyap dari ingatan, pengemudi Tesla di California menghantam pembatas jalan, akibat sistem self-driving yang bermasalah. Kabarnya, mobil listrik itu mengalami hilang kendali.

Alih-alih meninggalkannya, Elon Musk, pendiri Tesla Motors, justru ingin menciptakan penerus teknologi self-driving, yaitu full self-driving. Sebuah langkah gila yang tentu banyak menuai penolakan.

Elon tidak bercanda, melalui laman News.com, seperti dikutip Senin 25 Februari 2019, ia mengatakan bahwa teknologi ini akan sempurna di tahun 2020.

Lebih lanjut ia menyatakan, bahwa full self-driving adalah penyempurnaan dari fitur berkendara tanpa awak sebelumnya. Nantinya, pengemudi bisa tertidur pulas selama perjalanan. Mobil akan berjalan sendiri, sesuai tujuan yang pengemudi inginkan.

“Ini (full self-driving) adalah bagian dari penyempurnaan fitur. Artinya, mobil bisa mencari tempat parkir, menjemput pengemudi, dan mengantar ke mana pun tujuannya, tanpa intervensi,” kata Elon.

Namun demikian, ahli Kendaraan Listrik, Fred Lambert, tegas menolak teknologi canggih garapan Elon tersebut. Menurutnya penyematan kata full dalam self-driving terlalu berlebihan. Sebab, pengoperasian sistemnya tetap memerlukan bantuan pengemudi. Contohnya seperti menentukan tempat tujuan. Artinya, tak ada yang benar-benar full, atau utuh.

“Saya tidak suka Elon menyebutnya full self-driving, sementara (masih) memerlukan pengemudi, untuk secara aktif mengawasi sistem,” ungkap Fred.

Teknologi adalah bukti pergerakkan zaman. Tak ada seorangpun yang bisa menolaknya. Tetapi, bila teknologi itu difungsikan sebagai sistem keamanan, alangkah baiknya jika pengerjaannya melalui proses layak guna yang matang.

Sumber: Viva.co.id | Sumber: Jandri







 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat