Hilangkan Apatis Terhadap Pemilu 2019,
Badan Kesebangpol Gelar Penyuluhan Pemilu pada Ormas dan OKP di Kecamatan Tampan
Rabu, 20 Februari 2019 - 10:56:47 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pekanbaru, menggelar sosialisasi pemilu kepada maayarakat, ormas dan OKP di aula Kantor Kecamatan Tampan, Rabu, (20/2/2019).
Para peserta terdiri tokoh masyarakat, sejumlah RW, RT, beberapa organisasi masyarakat dan OKP di wilayah Kecamata Tampan, dengan peserta lebih kurang 100 peserta.
Acara dibuka Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru, M Yusuf didampingi Kabid Politik dan Hubungan Antar Lembaga Zulnawirawan serta pejabat terkait.
Kepala Badan Kesbang Pekanbaru M Yusuf mengatakan, tujuan kegiatan ini upaya meningkatkan partisipasi pemilih 2019.
Sebab, ada fenomena, masyarakat ada yang apatis dengan pemilu dan politik. Sehingga melalui penyuluhan ini diharapkan sistim politik berjalan dengan baik di negeri ini.
Diharpkan, apa yang didapat dari penyuluhan ini disampaikan pengetahuan ini ke yang lain.
Dikatakan Yusuf, tahun ini pemilu serentak DPR RI, DPD RI, DPRD kota/kabupaten dan Presiden, ini pertama kali di Indonesia.
Dikatakan, kegiatan serupa juga dilakukannkepada 750 siswa pemilih pemula yang dilakukan di beberapa titik wilayah kecamatan.
Dalam acara di Tampan, pemateri dihadirkan, Ketua KPU Pekanbaru, Yelli Nofiza dan anggota Bawaslu Siti Syamsiah.
Yelli Nofiza, menyampaikan materi tentang cara mencoblos yang benar dan terkait
Siti menyampaikan terkait soal pengawasan pemilu, mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Ada lima indikator pemilu yang berkualitas.
Sementara itu, peserta dari salah seorang Ahmadi, mengatakan iformasi penyuluhan ini sangat pentig.
Camat Tampan Liswarti mengatakan, berterima kasih diadakan acara ini di kecamatannya. Apalagi, adanya stigma masyarakat menganggap politik kotor. "Kalau begini sistim politik kita tidak akan jalan," katanya.
Ia juga menambahkan, tingkat pemilih di kecamatan pada Pilgubri tahun lalu 67,7 persen. Diharapkan dengan kegiatan ini partisipasi lebih tinggi lagi. " Jadi kita harapkan cek juga apakah kita terdaftar atau tidak," pungkasnya. (chr)
Komentar Anda :