Diduga Cari Bukti Tipikor, KPK Bor Jalan Proyek MY Bengkalis
Selasa, 29 Januari 2019 - 20:57:00 WIB
SULUHRIAU, Bengkalis- Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan uji fisik Jalan Lingkar Pulau Bengkalis yang dibangun melalui proyek multiyears (MY) atau tahun jamak (2011-2015) masa Bupati Bengkalis Herliyan Saleh.
Informasi yang dirangkum, petugas KPK sebanyak 15 orang sudah ada sejak Sabtu (26/1/2019) lalu di Bengkalis.
Mereka dibagi beberapa kelompok, melakukan pengeboran atau ukur badan jalan yang dibangun oleh BUMN PT. Wijaya Karya (Wika) Persero mulai dari Desa Kuala Alam (depan Mapolsek Bengkalis) hingga ke arah Timur dengan anggaran mencapai Rp430 miliar.
Tim anti rasuah itu juga mengambil sampel hasil proyek drainase beton yang dibangun.
Kepala Sat Samapta Polres Bengkalis, AKP Basuki Yuniarto ketika dikonfirmasi wartawan di Mapolres Bengkalis, Selasa (29/1/2019) siang, membenarkan bahwa belasan petugas itu adalah merupakan penyidik KPK.
"Ya kita sedang melakukan pengawalan petugas KPK yang sedang mengebor badan jalan sejak Sabtu lalu. Kita akan mengawal sampai selesai," ujarnya singkat.
Seperti diberitakan, enam proyek MY dilaksanakan Pemkab Bengkalis TA 2011-2015 di bawah kepemimpinan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh adalah, Jalan Lingkar Pulau Bengkalis dengan nilai Rp430 miliar, Jalan Lingkar Pulau Rupat dilaksanakan oleh PT. Mawatindo dengan anggaran Rp528 miliar, Jalan Poros Bukit Batu-Siak Kecil Rp378 miliar perusahaan pelaksana PT. Artha Niaga, Jalan Lingkar Duri Barat Rp369 miliar dikerjakan PT. Widya Sapta Colas, Jalan Lingkar Duri Timur dilaksanakan PT. Nindya Karya Rp235 miliar.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diyansah sejauh ini belum berhasil dikonfirmasi terkait keberadaan petugas KPK di Bengkalis. [jan,rtc]
Komentar Anda :