Panen Raya Padi Organik Desa Air Lengit, Wabup: Sektor Pertanian Sangat Potensial, Tapi...
Kamis, 24 Januari 2019 - 20:33:11 WIB
SULUHRIAU, Natuna - Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Hj Ngesti Yuni Suprapti, menghadiri panen raya padi organik di Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Kamis (24/1/2019).
Panen raya ini merupakan hasil kerjasama antara Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Bunguran Barat dengan petani di Desa Air Lengit beserta pemerintah Desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Sektor pertanian merupakan salah satu potensi yang sampai saat ini belum dapat dioptimalkan, mengingat berbagai kendala dan program strategis yang belum dapat terealisasi sesuai harapan.
Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk mendukung para petani agar bisa meningkatkan hasil produksi, dan ini merupakan salah satu bentuk aktifitas penunjang ekonomi melalui usaha pemberdayaan masyarakat.
Langkah nyata yang akan terus dilakukan diantaranya melalui penyuluhan, penyediaan bibit dan pupuk yang dikelola oleh kelompok tani dan koperasi serta upaya menciptakan SDM berkualitas bidang pertanian melalui lembaga pendidikan yang pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan produktivitas lahan yang ada.
Untuk itu, seluruh lembaga, baik pemerintah daerah, kecamatan sampai tingkat desa, Organisasi Perangkat Daerah terkait juga harus dapat memberikan dukungan dan fokus bagi meningkatkan motivasi kerja dan menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat.
Tampak hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala SMK Negeri 2 Bunguran Barat, Camat beserta jajaran serta para Kepala Desa se-Kecamatan Bunguran Tengah dan masyarakat setempat.
Pada kesempatan yang sama Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sukijo menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan usaha petani padi yang bekerjasama dengan SMK Negeri 2 Bunguran Barat, walaupun hasil panen saat ini dirasa belum maksimal.
Menurutnya bukan tidak mungkin kedepan semakin banyak petani yang ikut terlibat meningkatkan produktivitas lahan yang ada dengan tanaman padi organik dibawah bimbingan SMK Negeri 2 Bunguran Barat, sehingga pada gilirannya hasil panen dapat ditingkatkan menuju Kabupaten Natuna Swasembada beras.
Sukijo juga menuturkan bahwa salah satu kendala yang dihadapi untuk memaksimalkan hasil panen saat ini diantaranya ketersediaan pupuk yang belum memadai, mengingat bahan utama pupuk organik berasal dari bahan olahan kotoran sapi.
Kedepan Sukijo menerangkan akan melibatkan berbagai unsur, baik dalam rangka memenuhi kebutuhan bibit maupun pupuk secara berkelanjutan bagi memenuhi keinginan petani untuk meningkatkan hasil musim panen padi berikutnya. [nur,rls]
Komentar Anda :