Syukuran PLN di Talang Muandau:
Bengkalis Kabupaten-Kota Keempat di Riau Desanya 100% Berlistrik
Senin, 31 Desember 2018 - 13:34:09 WIB
SULUHRIAU, Bengkalis- PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengadakan syukuran pertanda 100% desa dari 136 desa di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini sudah berlistrik.
Ditandai dengan penekanan tombol sirine, pemotong tumpeng dan penandatangan prasasti, syukuran tersebut dipusatkan di Desa Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Senin, 31 Desember 2018.
Acara syukuran tersebut dihadiri Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangun H Heri Indra Putra beserta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator, Camat Talang Muandau Ruslan.
Sedangkan dari PT PLN (Persero) dihadiri oleh Senior Manajer SDM dan Umum Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UI WRKR) Habibollah dan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai Suharno.
Habibollah menjelaskan, di wilayah PT PLN (Persero) UI WRKR, Bengkalis merupakan daerah kelima yang desanya sudah 100% berlistrik. Sedangkan di Provinsi Riau merupakan yang keempat.
“Di Riau, ada 4 kabupaten/kota yang 100% desanya berlistrik. Yaitu, Kota Pekanbaru, Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis. Sementara yang satunya lagi Kota Tanjung Pinang di Provinsi Kepulauan Riau,†jelas Habibollah.
Pada kesempatan itu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Heri Indra Putra, Bupati Amril mengucapkan terima kasih kepada pihak PT PLN (Persero) dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh desa di kabupaten dengan 11 kecamatan ini telah berlistrik semua.
“Tanpa adanya dukungan dari semua pihak, baik legislatif, eksekutif dan masyarakat, tidak mungkin diakhir tahun 2018 ini 100% desa di Kabupaten Bengkalis berlistrik. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih," tuturnya.
Kepada masyarakat, selain hemat dalam menggunakan energy listrik, Bupati Amril berharap dengan telah 100% desa di daerah ini berlistrik, hal itu diharapkan benar-benar dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian.
“Listrik ibarat pembuluh darah di tubuh. Fungsinya sangat vital dan sangat dibutuhkan manusia. Karena itu gunakan sehemat mungkin dan manfaatkan keberadaannya untuk aktivitas yang dapat mendongkrak industry dan ekonomi masyarakat,†pesannya.
Butuh Dana Sekitar Rp8,5 Miliar
Habibollah menambahkan, Desa Tasik Tebing Serai merupakan desa terakhir dari 136 desa di Kabupaten Bengkalis yang dialiri listrik. Dana untuk menjadikan Tasik Tebing Serai berlistrik sangat besar. Sekitar Rp8,5 miliar.
Karena jumlah pelanggan di Tasik Tebing Serai hanya sekitar 500, maka rata-rata biaya yang dibutuhkan untuk setiap pelanggan sekitar Rp18 juta.
Besarnya biaya tersebut diantaranya untuk pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang relative panjang.
Karena itu, sambungnya, secara ekonomi jelas tidak menguntungkan. Pasalnya, jika tagihan 500 pelanggan tersebut rata-rata Rp100 ribu per bulan, maka diperlukan waktu 14-15 tahun untuk break break even point atau balik modal alias sampai ke titik impas.
“Kalau secara hitung-hitungan ekonomi, rasanya tak ada perusahaan yang mau. Tapi PT PLN (Persero) punya misi sosial. Punya tanggungjawab sosial ke masyarakat. Bukan semata-mata mencari keuntungan. Misi sosial inilah yang diwujudkan untuk masyarakat Tasik Tebing Serai ini,†jelas Habibollah.
Di bagian lain, Habibollah menjelaskan, pada tahun 2018 ini di Provinsi Riau ada 128 desa baru yang berhasil di aliri listrik oleh PT PLN (Persero).
“Pada tahun 2018 ini, dari 2.077 desa di Riau, 1941 diantaranya sudah berlistrik,†paparnya.
Pada kesempatan itu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Heri Indra Putra, Bupati Amril mengucapkan terima kasih kepada pihak PT PLN (Persero) dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh desa di kabupaten dengan 11 kecamatan ini telah berlistrik semua.
“Tanpa adanya dukungan dari semua pihak, baik legislatif, eksekutif dan masyarakat, tidak mungkin diakhir tahun 2018 ini 100% desa di Kabupaten Bengkalis berlistrik. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih," tuturnya.
Kepada masyarakat, selain hemat dalam menggunakan energy listrik, Bupati Amril berharap dengan telah 100% desa di daerah ini berlistrik, hal itu diharapkan benar-benar dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian.
“Listrik ibarat pembuluh darah di tubuh. Fungsinya sangat vital dan sangat dibutuhkan manusia. Karena itu gunakan sehemat mungkin dan manfaatkan keberadaannya untuk aktivitas yang dapat mendongkrak industri dan ekonomi masyarakat,†pesannya.
Pada kesempatan itu, selain meresmikan 100% Desa Berlistrik di Bengkalis, pihak PT PLN (Persero) juga menyerahkan bantuan sembako kepada sekitar 100 warga yang secara simbolis diserahkan kepada 6 orang perwakilan. Yaitu 3 orang dari Desa Beringin dan 3 orang dari Desa Pait Koto Beringin. [las,rls]
Komentar Anda :