Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Tsunami di Banten dan Lampung dalam Angka
Senin, 24 Desember 2018 - 09:55:37 WIB

SULUHRIAU- Tsunami menerjang Selat Sunda yang berdampak ke wilayah Banten dan Lampung. Sejauh ini ada 281 korban tewas.

"Prioritas penanganan darurat saat ini adalah koordinasi, evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, penanganan pengungsi, perbaikan darurat sarana prasarana yang rusak," kata Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Senin (24/12/2018).

Tsunami terjadi pada Sabtu malam (22/12) lalu. Penyebab tsunami diduga adalah longsor lereng Gunung Anak Krakatau.

Berikut data sementara tsunami di Selat Sunda yang melanda Banten dan Lampung Selatan:

5 Kabupaten Terdampak

Ada 5 kabupaten terdampak tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung. Untuk di Banten, wilayah yang terdampak yakni Pandeglang dan Serang. Sedangkan di Lampung yang kena dampak yakni Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.

281 Korban Tewas

Hingga Senin pagi (24/12), jumlah korban tewas 281 orang. Jumlah ini berasal dari 5 kabupaten terdampak.

"Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga 24 Desember 2018 pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia," kata Sutopo.

1.016 Orang Luka-luka, 57 Hilang

Selain korban jiwa, Sutopo juga menyebutkan jumlah korban luka-luka. Sementara ini tercatat ada 1.016 orang luka-luka.

Tak hanya itu, masih ada pula korban yang dinyatakan hilang. Sebanyak 57 orang masih dinyatakan hilang.

11.687 Pengungsi

BNPB mencatat sejauh ini ada 11.687 pengungsi akibat tsunami di Selat Sunda. 3.050 di antaranya berada di Pandeglang dan 2.500 mengungsi di Kantor Gubernur Lampung.

31 Alat Berat Dikerahkan

Proses pencarian korban masih terus dilakukan. Sedikitnya 31 alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

Alat berat itu di antaranya adalah 7 unit excavator, 12 unit dump truck, 2 unit loader. Dalam mobilisasi ke lokasi bencana 1 unit excavator, 1 dozer, 1 loader, 1 grader, 2 tronton, dan 4 dump truck.

Tinggi Gelombang Tsunami 0,9 Meter

Gelombang tertinggi tsunami di Selat Sunda tercatat oleh BMKG setinggi 0,9 meter. Tinggi gelombang ini berbeda-beda di tiap titiknya.

"Jadi untuk tsunami ini ada beberapa tempat ada tide gauge penunjukan di Serang, pantai Jambu pukul 21.27 padahal erupsi 21.03 dengan ketinggian tsunami 0,9 meter, di pelabuhan Ciwandar pada 21.33 ketinggian 0,9 meter atau 90 cm. Kemudian di Banten pada 21.33 WIB ketinggian 0,3 meter, di Lampung Kota Agung 21.35 WIB tercatat 0,30 meter, pelabuhan Panjang 21.53 0,28 meter ketinggian tetapi masih berproses jadi ini masih berlangsung dan erupsi terjadi getaran tremor di Gunung Anak Krakatau sehingga kita terus memonitor dengan PVMBG sejauh apa yang terjadi di sana," papar Deputi bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly
dalam jumpa pers di kantornya, Minggu dini hari (22/12).

Luas Longsoran Anak Krakatau Diduga 64 Ha

Luas longsoran Gunung Anak Krakatau diduga 64 hektare. Angka itu didapat setelah Kemenko Maritim mengumpulkan para pakar dari BMKG, LIPI, Badan Geologi, BIG, dan BPPT.

"Kita akan melakukan survei laut, survei laut itu untuk membuktikan adanya endapan-endapan material longsor yang tadi diduga itu. Jadi kalau ada tadi kan dugaannya kurang lebih 64 hektare yang longsor," kata Deputi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin usai pertemuan di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (23/12/2018).

Sumber : detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat