SULUHRIAU, Pekanbaru- Gubernur Riau (Gubri) H Wan Thamrin Hasyim membuka,
MTQ ke XXXVIII Provinsi Riau Tahun 2018 di Mesjid Agung Annur Pekanbaru, Rabu (12/12/2018) malam.
Pembukaan MTQ ini sangat meriah, kendati kondisi keuangan Riau pada umumnya mengalami rasionalisasi sana-sini.
Pembukaan disemarakkan juga dengan penampilan tari dan musik Melayu, defile kafilah masing-masing kabupaten melakukan di depan astaka.
Mendapat giliran pertama adalah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menyusul setelah itu Kota Dumai, lalu Rokan Hilir, Kota Pekanbaru, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hulu, Kabupaten Kampar, diikuti setelahnya Kabupaten Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, dan terakhir kafilah Kabupaten Pelalawan.
Setelah defile, dilanjutkan dengan pengibaran bendera MTQ oleh anggota Pramuka. Lalu dilanjutkan Pembacaan Alquran dan pembacaan doa oleh Sekretaris MUI Riau, Zulhusni Domo.
Dalam kesempatan itu, terlebih dahulu piala bergilir diserahkan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT kepada Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim karena MTQ tahun 2017 di Dumai Pekanbaru menjadi juara umum.
Kemudian Gubri H Wan Thamrin Hasyim, disampingi sejumlah pejabat pembukaan MTQ XXXVII Provinsi Riau. "Dengan ini, saya nyatakan MTQ Riau XXXVII secara resmi dibuka," kata Wan Thamrin Hasyim yang disambut tepuk tangan oleh tamu undangan dan ribuan masyarakat.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang oleh Wan Thamrin serta seluruh Frkopimda Riau, dan diiring pemukulan kompang dari ratusan utusan kabupaten/kota se-Riau.
Dalam sambutannya, Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan, MTQ Provinsi ini adalah upaya untuk meningkatkan kecintaan umat Islam di Riau kepada Alquran.
"Dengan ini, kita harap masyarakat dapat lebih memahami dan menghayati isi kandungan Alquran serta menjalankannya dalam kehidupan," ujarnya.
Dikatakan Gubernur Riau, MTQ ini terselenggara tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ Riau Ahmad Hijazi melaporkan, pada MTQ tahun 2018 ini diikuti oleh 609 peserta dari 12 kabupaten/kota di Riau. Peserta akan mengikuti 54 nomor pertandingan. Para peserta akan memperlombakan 24 golongan dari tujuh cabang. Antara lain, cabang tilawah, hifzil quran, sarhil quran, fahmil quran, tafsir quran, khat alquran, dan Musabaqah Makalah Quran (MMQ).
Untuk pelaksanaannya kata Ahmad Hijazi, diadakan di delapan lokasi. Pertama di Masjid Raya Annur. Di Masjid An-Nur dilaksanakan penerimaan kafilah, bazar, lokasi acara pembukaan, tilawah anak-anak remaja dan dewasa, serta qiroat dewasa, lomba tafsir Alquran, dan penutupan MTQ.
Lokasi kedua berada di Masjid Agung Ar-Rahman Pekanbaru. Di lokasi ini digunakan untuk kegiatan lomba tahfiz 10, 20 dan 30 juz. Ketiga di Masjid Al-Falah Jalan Sumatera. Di sini memperlombakan cabang tahfiz 1 dan 5 jus tilawah.
Keempat, di Aula Kanwil Kemenag Riau memperlombakan syarhil Quran. Kelima di MAN 2 Model, Jalan Diponegoro Pekanbaru. Di sini diperlombakan fahmil Quran.
Keenam, di Asrama Embarkasi Haji yang memperlombakan M2IQ dan khot. Ketujuh di Masjid Al-Mukhlisin, komplek Asrama Korem 031 WB. Di sini diperlombakan tartil dan canet. Terakhir di Masjid Al-Hidayah Kantor Gubernur Riau. Di sini diperlombakan qiroat murottal remaja dan dewasa, serta qiroat mujawwat remaja. [yas,has,chr]
Komentar Anda :