Jumat, 02 Oktober 2026 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda | Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah | 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
 
 
☰ Peristiwa
Ma'ruf Anggap GNPF MUI Bubar, GNPF-U Pastikan Reuni 212 Jalan Terus
Minggu, 25 November 2018 - 15:22:06 WIB

SULUHRIAU- Cawapres Ma'ruf Amin menilai GNPF MUI sudah bubar sehingga seharunya acara reuni aksi 212 tidak perlu digelar. Sementara itu, GNPF Ulama pastikan reuni 212 jalan terus.

"Ini kan reuni, reuni 212. Itu reuni atas aksi yang pernah dilakukan di 212 yang kebetulan dihadiri oleh beberapa umat Islam dan simpatisan dari semua di Jabodatabek dari beberapa daerah. Karena acara itu berjalan sukses, hikmat, baik, tentram, aman, damai. Maka tak ada salahnya diadakan reuni," kata Ketum GNPF-Ulama Yusuf Muhammad Martak saat dihubungi, Ahad (25/11/2018).

"Pertanyaannya sekarang yang sudah selesai memang saat itu ada kaitaannya dengan tuntutan penista agama yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memplesetkan ayat suci Al Maidah ayat 51. Karena sekarang sudah tidak ada yang berkaitan dengan itu, memang tidak ada tuntutan ke arah situ, hanya sebatas reuni. Kita saling rindu, kita mengadakan acara positif, acara dengan tahajud, Subuh berjamaah, istiqarah, ada tausyiah, di mana negatifnya? Kan positif semua," lanjut dia.

Yusuf memang mengakui GNPF MUI sekarang sudah 'bubar' dan berganti nama menjadi GNPF Ulama. Dijabarkan, GNPF Ulama tercetus karena tak ada kaitannya lagi dengan MUI.

"Memang saat itu GNPF didirikan dengan dasar karena mengawal surat pandangan keagamaan, fatwa yang dikeluarkan MUI. Setelah selesainya permasalahan, baik dari MUI baik dari Kiai Ma'ruf Amin saat itu di dalam rapat ada pengurus-pengurus mengimbau agar tak mencantumkan MUI, dan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa dirubah menjadi mengawal Fatwa Ulama," tuturnya.

Sama halnya dengan GNPF Ulama, 212 berubah menjadi PA 212 karena ingin memperluas keorganisasian. Yusuf bilang, 'bubar'-nya 212 berganti menjadi PA 212 membuat pengurusan ormas itu lebih luas.

"Jadi para alumni yang terlibat di 212 tahun 2016 itu banyak yang dimasukkan, diberi kesempatan menjadi pengurus (PA 212)" kata Yusuf.

Soal acara reuni 212, Yusuf menegaskan sudah mendapap perizinan menggunakan Monas dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Panitia reuni juga sudah mengirim surat pemberitahuan kepada kepolisan.

"Izinnya juga sudah keluar dari Gubernur dan pemberitahuan kepada aparat juga sudah selesai. Jadi santai aja," imbuhnya.

Yusuf juga mengatakan tak perlu khawatir dengan reuni 212 yang momennya berdekatan dengan Pilpres 2019. Menurutnya jika ada salah satu capres yang was-was citranya redup karena reuni 212, dipersilakan membuat kegiatan serupa.

"Kalau karena kebetulan mau ada pilpres sah-sah saja, kalau dianggap ini mengkhawatirkan, kalau dianggap menurunkan citra paslon yang lain, silakan paslon yang sekarang buat aja di lain hari, sah-sah saja," tegas Yusuf.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
  • Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    02 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    03 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    04 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    05 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    06 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    07 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    08 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    09 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    10 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    11 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    12 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    13 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    14 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    15 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    16 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    17 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    18 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    19 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    20 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    21 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    22 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat