Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Ma'ruf Anggap GNPF MUI Bubar, GNPF-U Pastikan Reuni 212 Jalan Terus
Minggu, 25 November 2018 - 15:22:06 WIB

TERKAIT:
 
     

    SULUHRIAU- Cawapres Ma'ruf Amin menilai GNPF MUI sudah bubar sehingga seharunya acara reuni aksi 212 tidak perlu digelar. Sementara itu, GNPF Ulama pastikan reuni 212 jalan terus.

    "Ini kan reuni, reuni 212. Itu reuni atas aksi yang pernah dilakukan di 212 yang kebetulan dihadiri oleh beberapa umat Islam dan simpatisan dari semua di Jabodatabek dari beberapa daerah. Karena acara itu berjalan sukses, hikmat, baik, tentram, aman, damai. Maka tak ada salahnya diadakan reuni," kata Ketum GNPF-Ulama Yusuf Muhammad Martak saat dihubungi, Ahad (25/11/2018).

    "Pertanyaannya sekarang yang sudah selesai memang saat itu ada kaitaannya dengan tuntutan penista agama yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memplesetkan ayat suci Al Maidah ayat 51. Karena sekarang sudah tidak ada yang berkaitan dengan itu, memang tidak ada tuntutan ke arah situ, hanya sebatas reuni. Kita saling rindu, kita mengadakan acara positif, acara dengan tahajud, Subuh berjamaah, istiqarah, ada tausyiah, di mana negatifnya? Kan positif semua," lanjut dia.

    Yusuf memang mengakui GNPF MUI sekarang sudah 'bubar' dan berganti nama menjadi GNPF Ulama. Dijabarkan, GNPF Ulama tercetus karena tak ada kaitannya lagi dengan MUI.

    "Memang saat itu GNPF didirikan dengan dasar karena mengawal surat pandangan keagamaan, fatwa yang dikeluarkan MUI. Setelah selesainya permasalahan, baik dari MUI baik dari Kiai Ma'ruf Amin saat itu di dalam rapat ada pengurus-pengurus mengimbau agar tak mencantumkan MUI, dan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa dirubah menjadi mengawal Fatwa Ulama," tuturnya.

    Sama halnya dengan GNPF Ulama, 212 berubah menjadi PA 212 karena ingin memperluas keorganisasian. Yusuf bilang, 'bubar'-nya 212 berganti menjadi PA 212 membuat pengurusan ormas itu lebih luas.

    "Jadi para alumni yang terlibat di 212 tahun 2016 itu banyak yang dimasukkan, diberi kesempatan menjadi pengurus (PA 212)" kata Yusuf.

    Soal acara reuni 212, Yusuf menegaskan sudah mendapap perizinan menggunakan Monas dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Panitia reuni juga sudah mengirim surat pemberitahuan kepada kepolisan.

    "Izinnya juga sudah keluar dari Gubernur dan pemberitahuan kepada aparat juga sudah selesai. Jadi santai aja," imbuhnya.

    Yusuf juga mengatakan tak perlu khawatir dengan reuni 212 yang momennya berdekatan dengan Pilpres 2019. Menurutnya jika ada salah satu capres yang was-was citranya redup karena reuni 212, dipersilakan membuat kegiatan serupa.

    "Kalau karena kebetulan mau ada pilpres sah-sah saja, kalau dianggap ini mengkhawatirkan, kalau dianggap menurunkan citra paslon yang lain, silakan paslon yang sekarang buat aja di lain hari, sah-sah saja," tegas Yusuf.

    Sumber: detik.com | Editor: Jandri




     
    Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat