Sagu Berpotensi Gantikan Impor Terigu
Selasa, 20 November 2018 - 14:09:49 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pengembangan tanaman sagu di Indonesia dan Riau khususnya seperti (Meranti-red).
Sebab, sagu bisa menggantikan tepung terigu impor sebagai bahan baku pangan. Bahkan, pemanfaatan potensi sagu Indonesia termasuk di Riau luar biasa.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementa Agung Hendriadi di Pekanbaru Senin (19/11/2018).
Ia mengatakan, dari sisi bisnis, harus diupayakan efisiensi produksi tepung kering sagu yang bisa bersaing dengan tepung terigu.
Dalam perhitungan BKP, harga tepung kering bisa sampai Rp10.000, untuk mendukung pengembangan sagu, BKP sedang menyiapkan regulasi penggunaan tepung lokal sebanyak 10 persen dalam industri pangan.
Menurut Agung, jika regulasi tersebut sudah disiapkan, industri-industri pangan lokal berbasis UKM harus didorong, bahkan tahun depan, BKP akan mereplikasi industri pengolahan di beberapa provinsi sebagai penghasil sagu.
Jika berkembang dengan baik, maka akan mampu mengurangi impor terigu secara bertahap dari tahun ke tahun seperti tahun depan targetnya 10 persen dan 2020 20 persen dan seterusnya, agar tepung lokal bisa menjadi tuan rumah sebagai bahan baku industri pangan.
Agung sangat mengapresiasi upaya pemerintah daerah seprti Provinsi Riau bersinergi dengan daerah berpenghasil sagu, sperti Kabupaten Meranti dan lainnya yang akan melokalkan sagu dalam pengembangan industri pangan lokal. [slt]
Komentar Anda :