Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Religi
Ustadz Somad: Ada yang Coba Benturkan Allahu Akbar dengan Pancasila
Rabu, 31 Oktober 2018 - 09:13:53 WIB

SULUHRIAU- Ustadz Abdul Somad menjadi anggota kehormatan Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara.

Anggota kehormatan itu diberikan langsung Ketua MPW PP Sumut, Kodrat Shah, dengan menyerahkan kartu anggota pada perayaan HUT ke-59 PP dan Tabligh Akbar, di Lapangan Benteng, Medan, Selasa (30/10/2018) sore.

Dalam tausiahnya, ustadz asal Riau itu menyebutkan, agar jangan sampai diprovokasi dengan membenturkan Allahu Akbar dan Pancasila. Sebab, tidak boleh diartikan sebagai upaya untuk mengganti ideologi Indonesia, yakni Pancasila.

"Sekarang, ada yang coba membenturkannya. Itu berarti, dia tidak tahu sejarah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini," ujarnya disambut dengan takbir dari para undangan di acara HUT PP itu.
 
Ustadz Somad mengatakan, negara Indonesia menjamin bagi seluruhnya untuk beragama dan beribadah, tanpa melihat golongan. Dengan itu, ustadz mengajak seluruh masyarakat untuk berpegang teguh dengan Ketuhanan Yang Maha Esa yang merupakan sila pertama dari Pancasila.

"Tidak ada tempat bagi orang yang tidak beragama di NKRI, Allahu Akbar. Untuk saudaraku yang Kristen, silakan menyebut yel-yel agama. Saudaraku Hindu, silakan menyebut dengan slogan yel-yel agamanya. Tetapi, kita tetap bersatu dengan Pancasila, karena apa, Ketuhanan Yang Maha Esa," ujar ustadz Somad.

Dalam ceramah tersebut, terus berkumandang Allahu Akbar, Pancasila, dan Abadi. Ustadz Somad menyebutkan, takbir yang dilantunkan umat Islam tidak akan mengganti Pancasila.

Dia menjelaskan, pekik Allahu Akbar merupakan bentuk tekad untuk senantiasa melaksanakan agama Islam. Hal ini tidak boleh diartikan sebagai upaya untuk mengganti ideologi Indonesia, yakni Pancasila.

"Teriakan Allahu Akbar tidak membatalkan Pancasila dan sebaliknya teriak Pancasila tidak akan membatalkan keislaman kita. Ingat, sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa," ujarnya.

Dua persoalan ini, menurut ustadz Somad, memicu berbagai perdebatan di tengah masyarakat Indonesia. Bahkan, perbedaan pemahaman ini menjadi pemicu munculnya penolakan-penolakan terhadap orang-orang yang dianggap memiliki pandangan berbeda dengan mereka.

"Apapun agamamu dekatkanlah diri kepada Tuhan, karena dengan mendekatkan diri kepada Tuhanlah yang membuat kedamaian," ujarnya.

Dalam perayaan HUT ke-59 PP ini dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Dalam acara tersebut, juga berlangsung penggalangan dana untuk rakyat Palestina.

"Saya di Medan hari ini, tujuh tempat. Saya takut suara habis ke-7 itu. Tetapi, karena baju baru (seragam Pemuda Pancasila) saya ceramah dengan suara berapi-api," kata Ustadz Somad disambut dengan riuh tempuk tangan.

Sumber: viva.co.id | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat