Ditemukan di Stadion Utama,
Ternyata Tenaga Kontrak Pemko Pekanbaru yang Sudah Jadi Tengkorak
Senin, 29 Oktober 2018 - 19:59:10 WIB
|
| Komasir semasa hidupnya [Foto: dok. Bagian Pemberdayaan Masyarakat] |
SULUHRIAU, Pekanbaru- Ternyata Tengkorak korban ditemukan di sekitar Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamata Tampan-Panam, Pekanbaru Sabtu, (27/10/2018) lalu, adalah tenaga kontrak Pemko Pekanbaru.
Ini diketahui setelah dicocokan setelah dilakukan identifikasi oleh pihak kepolisian dengan keterangan keluarga korban.
Hal itu diutarakan Kabag Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Pemko Pekanbaru, Erna Juita, Senin (29/10/2018).
Menurutnya korban bernama Komesir (53), korban sudah lebih kurang dua tahun bekerja di Bagian Pemberdayaan Masyarakat dibidang Program Pemberdyaaan Keluarahan usaha ekonomi kelurahan (USB), yang sebelumnya yang bersangkutan di BPMKB.
Erna mengatakan, korban hilang lebih kurang tiga minggu, satu hari hilang pihak keluarga sudah melaporkan ke Polsek Tampan atas kehilangan keluarganya ini.
Menurut Erna dari cerita keluarga korban, yang bersangkutan minta antar kepada salah seorang dari dua orang anaknya ke Stadion Utama Riau.
Namun, saat itu dompet dan ponsel korban lupa, lalu anaknya menawarkan apakah perlu dijemput dompet ke rumah, korban mengatakan tidak usah. "Sejak hari itulah korban tidak pulang, hingga ditemukan sudah menjadi tengkorak," kata Erna.
"Informasi dari penulusuran kita dan keluarga, salah seorang pedagang rujak di sekitar Stadion Utama mengaku melihat korban dijemput pakai mobil," katanya.
Saat ditanya, apakah pihak keluarga menduga dibunuh atau bunuh diri, Erna mengatakan, jika pihak keluarga lebih menduga korban dibunuh, namun tentu saja dibunuh atau bunuh diri polisilah yang berhak menyampaikan.
Korban memiliki satu istri dan dua anak. Istri korban saat ini juga PNS Pemko Pekanbaru bernama Aini Netti yang baru-baru ini juga telah dilantik sebagai Kasubag Program di Distardukcapil Pekanbaru. "Kita Pemko turut berduka," katanya.
Dijenguk Wakil Walikota
Sementara itu, Wakil Walikota Ayat Cahyadi akan datang ke rumah duka di Jalan Sakti, Perum Rajawali Permai Blok C No 14 Senin (29/10/2018) malam.
Ini sebagai bentuk turut berduka cita kepada keluarga korban. "Tentunya adalah sedikit bantuan sosial seadanya untuk korban," pungkas Erna.
Seperti diberitakan sebelumnya, Warga menemukan sisa tengkorang di sekitar Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamata Tampan-Panam, Pekanbaru Sabtu, (27/10/2018).
Tengkoran manusia ini ditemukan tanpa identitas di semak belukar persis seberang Stadion Utama Riau.
Awalnya, tengkorak manusia ini pertama kali ditemukan oleh salah satu warga. Warga tersebut melihatnya saat akan mencari kayu di semak belukar seberang Stadion Utama Riau.
Atas temuan ini polisi langsung olah TKP dan menanya saksi-saksi. Dari TKP didapati barang bukti berupa tali yang masih tergantung di pohon, juga ada sandal dan baju diduga milik korban.
Kuat dugaan pemilik tengkorak tersebut adalah korban bunuh diri. "Sementara ini, dugaan kita korban gantung diri, ada ditemukan tali yang masih tergantung di pohon yang gak jauh dengan temuan tengkorak," ungkap Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga.
Dielaskan, identitas korban sendiri belum dapat dipastikan jenis kelaminnya. Meski demikian, kata Kapolsek barang bukti yang diduga milik korban, sandal dan celana diyakini milik laki-laki. "Untuk jenis kelaminnya belum dipastikan laki-laki apa perempuan. Kita hanya menemukan tengkorak yang diperkirakan telah sebulan. Kondisinya tidak utuh. Mungkin dimakan hewan," sambung Kapolsek.
Menindak lanjuti kasus tersebut, Kapolsek akan kordinasi dengan pihak Polresta Pekanbaru maupun Polda Riau untuk mencari tahu apakah ada laporan tentang orang hilang. Tengkorak tersebut langsung membawa tengkorak ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Kartini. [chr,tim]
Komentar Anda :