Selasa, 18 Agustus 2026 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus | Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
 
 
☰ Metropolis
Lampu Jalan di Kota Ini Akan Diganti dengan Bulan Buatan
Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:38:39 WIB

SULUHRIAU- China dilaporkan sedang dalam proses menciptakan "bulan buatan" yang cukup terang untuk menggantikan lampu jalan di Kota Chengdu yang terletak di barat daya China pada tahun 2020.

Satelit yang dapat memancarkan cahaya itu diklaim delapan kali lebih terang dari bulan asli, menurut media pemerintah People's Daily, dan merupakan bagian dari ambisi China yang terus berkembang dalam proyek luar angkasa.

Ilmuwan China berencana mengirim tiga bulan buatan ke ruang angkasa dalam empat tahun ke depan, dan bulan buatan tersebut terbuat dari bahan yang bersifat memantulkan cahaya seperti cermin - diperkirakan akan mengorbit pada 500 kilometer di atas Bumi dan menerangi area dengan diameter 10 hingga 80 kilometer.

Wu Chunfeng, ketua Chengdu Aerospace Science and Technology Microelectronics System Research Institute Corporation yang mengembangkan proyek tersebut, mengatakan bahwa satelit yang menyala itu akan memberikan "cahaya seperti di waktu senja".

"Tingkat kecerahan dan waktu layanan satelit keduanya dapat disesuaikan, dan akurasi pencahayaan dapat dikontrol dalam radius puluhan meter," kata Wu kepada agensi media pemerintah.

Wu Chengfeng menambahkan tiga bulan buatan akan beroperasi secara bergantian untuk secara signifikan mengurangi konsumsi listrik berbagai infrastruktur, terutama selama musim dingin.

Satelit yang memantulkan cahaya itu dirancang untuk melengkapi bulan di malam hari.

Wu mengatakan pencahayaan dari bulan buatan seluas 50 kilometer persegi di Chengdu dapat menghemat sekitar 1,2 miliar yuan atau setara Rp 2,6 triliun biaya listrik setiap tahun.

Bulan buatan itu juga bisa digunakan untuk menerangi daerah-daerah yang mengalami pemadaman listrik yang disebabkan oleh bencana alam seperti gempa bumi, katanya.

Disamping manfaat ekonominya, banyak komentar warga di platform media sosial China Weibo mengkhawatirkan efek negatif yang potensial seperti bagaimana bulan buatan itu akan berdampak pada pola tidur dan berapa banyak dana yang tersedot untuk membiayai proyek itu.

"Apa gunanya menciptakan bulan buatan yang melanggar hukum alam?" Shaolin Xu, seorang komentator terkenal yang memiliki 1,4 juta pengikut di Weibo, mengatakan di akunnya.

"Siapa yang membayarnya dan apa tujuan peluncurannya?"

"Ini jelas proyek yang bagus untuk menghemat energi dan mengurangi polusi," komentar pengguna Weibo lainnya.

Sementara People's Daily mengutip Wu mengatakan kecerahan bulan tiruan ini akan cukup terang untuk menggantikan lampu jalan, media lain yang dikelola negara, Xinhua, mengutip Wu mengatakan kecerahan hanya akan sekitar seperlima dari lampu jalan.

Xinhua melaporkan bahwa gagasan bulan buatan manusia ini berasal dari seorang seniman asal Perancis yang membayangkan menggantung kalung yang terbuat dari cermin di langit untuk menerangi jalan-jalan di Paris pada malam hari.

Rusia berusaha meluncurkan "cermin antariksa berdiameter 25 meter" tetapi proyek itu ditangguhkan pada 1999.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  • Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    02 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    03 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    04 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    05 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    06 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    07 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    08 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    09 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    10 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    11 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    12 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    13 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    14 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    15 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    16 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    17 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    18 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    19 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    20 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    21 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    22 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat