Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Anggur Merah asal China Bikin Resah, Diduga Berformalin
Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:43:58 WIB

SULUHRIAU- Beredarnya buah anggur merah asal China tengah meresahkan para pedagang dan pembeli di Jambi. Pasalnya, menurut pejabat setempat, anggur merah tersebut diduga mengandung formalin, residu pestisida, dan cemaran bakteri.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi menjelaskan, untuk uji formalin, sampel anggur sudah dikirim ke BPOM Provinsi Jambi dan uji pestisida sedang diteliti oleh pengujian Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.

Hasil pemeriksaan sampel tersebut akan diperoleh dalam waktu dua hari ke depan. Menurut hasil investigasi yang dilakukan, Rabu 10 Oktober 2018, anggur tersebut didatangkan dari Medan dan asal usul anggur tersebut diimpor dari China oleh sejumlah importir, dengan merek Table Grapes dan Red Grape.

“Apabila hasil pemeriksaan dan pengujian laboratorium sudah diketahui, bila hasilnya positif mengandung formalin, residu pestisida, dan cemaran bakteri tentunya akan membahayakan masyarakat, dan anggur tersebut akan segera ditarik dari peredaran dan tidak boleh diperdagangkan lagi," jelas Amir, Kamis 11 Oktober 2018.

Ia mengungkapkan pihaknya akan segera koordinasi dengan pihak Satgas Pangan Provinsi Jambi, termasuk di dalamnya Reskrimsus Polda Jambi agar dapat dicari pemasok anggur-anggur tersebut dan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Abdullah selaku pemasok anggur merah tersebut mengatakan bahwa ia sudah satu bulan ini menjalani bisnis buah anggur merah ini, dan ia hanya menerima lalu dijual kepengeteng yang berjualan buah-buahan.

"Saya jualan anggur ini sudah satu bulan di Jambi. Kalau anak buah yang menjual ada sebanyak 15 orang menyebar di setiap tepi jalan Jambi," paparnya.

Dia menyebutkan dalam satu bulan sudah menjual kurang lebih empat ton anggur merah, dengan harga jauh lebih murah dari harga anggur lokal, yaitu, buah anggur merah dijual dengan harga mulai dari Rp70 ribu hingga Rp80 ribu, sedangkan anggur merah yang diterimanya dari Medan dan pengirimnya tidak dikenal tersebut dijual dengan harga Rp40 ribu.

“Saya hanya menerima buahnya saja dari sini, dan saya tidak tahu siapa pengirimnya, yang saya tahu cuma asal anggur tersebut dari China,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai maraknya penjualan anggur merah belakangan ini, bukan hanya di Jambi, tetapi juga di Pekanbaru, Riau.

Di beberapa titik jalan banyak pedagang yang menjual anggur tersebut. Baru-baru ini pihak Dinas Perdagangan dan Perindisria Pekanbaru juga telah turun menanyakan kepada pedagang asal anggur itu. [yas,vvc]





 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat