Semakin Tertekan, Rupiah Pagi Ini Tembus Rp15.087/USD
Rabu, 03 Oktober 2018 - 09:30:23 WIB
SULUHRIAU- Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) semakin tertekan pagi ini. Rupiah bahkan mendekati level Rp15.100-an per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (3/10/2018) pukul 09.14 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 45 poin atau 0,30% ke level Rp15.087 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp15.065 per USD-Rp15.087 per USD.
Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah melemah 45 poin atau 0,30% menjadi Rp15.085 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.984 per USD hingga Rp15.085 per USD.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama BI dan menteri koordinator bidang perekonomian terus melihat perkembangan rupiah. Menurut dia, perkembangan nilai tukar dipastikan bakal direspons oleh para pelaku ekonomi.
“Di satu sisi, kita akan melihat terus indikator-indikator yang menopang perekonomian kita. Umpamanya, kalau dari sisi perbankan, apakah sektor perbankan kita cukup kuat dan terus akan bisa menyesuaikan dengan nilai Rp15.000 ini,†ujar Sri Mulyani.
Dia menambahkan, di sisi perbankan pihaknya akan melihat beberapa faktor mulai rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR)- nya, rasio non performing loan (NPL), hingga bunga kredit.
Menurut dia, sejumlah faktor tersebut hingga Oktober ini dinilai mampu menyesuaikan dengan nilai tukar yang mencapai Rp15.000.
Dari sisi makro, kata Sri, Kemenkeu melihat bahwa pertumbuhan ekonomi dalam negeri hingga kuartal III/2018 diperkirakan cukup tinggi. Selain itu, laju inflasi juga turun bahkan mengalami deflasi. Dia memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan ditopang oleh sektor konsumsi, investasi, dan pada level tertentu akan mengandalkan ekspor dan belanja pemerintah yang tumbuh 8%.
“Dari sisi kestabilan secara umum, tentu BI akan terus mengelola nilai tukar ini sehingga bisa mengawal perekonomian, menyesuaikan dengan tingkat ekuilibrium baru,†ujar dia.
Sumber: okezone.com | Editor: Jandri
Komentar Anda :