Senin, 17 Agustus 2026 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
 
 
☰ Ekbis
4 Annual Asean Sago Symposium 2018
Bupati Usul Sagu Masuk Komoditas Pangan Strategis Nasional
Selasa, 07 Agustus 2018 - 20:01:43 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Bupati Kepulauan Meranti H. Irwan M.Si, disetiap kesempatan terus berupaya memperkenalkan Sagu kepada masyarakat dunia.

Jika sebelumnya dalam kegiatan Gelar Pangan Nusantara yang ditaja oleh Kementrian Pertanian, kini perjuangan dilanjutkan dalam acara 4 Annual Asean Sago Symposium 2018, yang berlangsung di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (7/8/2018).

Hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Agung Hendriadi, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Ketua APKASI Mardani Harmaming, Prof. Dr. Bintoro dari IPB Bogor, Dr. Haris Gunawan Deputy Badan Restorasi Gambut RI, Prof. Dr. Kopli Bujang dari University Malaysia, Prof. Dr. Andul Manan dari Kuala Lumpur University, Pihak Bappenas, Pemprov Papua dan Perwakilan Provinsi, Kabupaten Penghasil Sagu Se-Indonesia, dan lainnya.

Dari Kabupaten Meranti juga turut hadir Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim dan istri, Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meranti Drs. Azza Fahroni, Kadis LHK Meranti Drs. Hendra Putra, serta Camat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan bertemakan 'Sagu Sebuah Komoditi Strategis Dunia, Sagu Riau Menyapa Dunia' yang dihadiri oleh para penggiat Sagu negara ASEAN, Provinsi serta Kabupaten penghasil Sagu Se-Indonesia, Bupati Irwan yang juga Ketua Ketua Forum Komunikasi (Fokus) Kabupaten Penghasil Sagu Seluruh Indonesia (Kapasindo), berkesempatan menjadi Keynote Speaker memaparkan berbagai strategi dalam upaya menjadi Sagu masuk kedalam Pangan Strategis Nasional.

Bupati berharap, Sagu yang merupakan pangan asli Indonesia jangan lagi menjadi anak tiri di negerinya sendiri melainkan menjadi tuan rumah yang mampu menopang ketahanan pangan di republik ini.

 Pemkab Meranti telah melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan Sagu, mulai dari mengkampanyekan Sagu sebagai makanan yang sehat bekerjasama dengan Kementrian Pertanian RI, menciptakan Sagu varietas unggul, hingga menggandeng BPPT untuk pengolahan Sagu jadi beras analog, gula dan pakan ternak.

"Sagu yang butuh banyak air akan melembabkan lahan Gambut sehingga dapat mengantitipasi terjadinya kebakaran lahan. Kami mengembangkan Sagu juga sebagai pangan alternatif yang mampu memberiian kontribusi terhadap PDRB, dan yang tak bisa dipungkiri tanaman ini sangat ramah lingkungan," papar Bupati Irwan.

"Budidaya Sagu di Meranti sudah sejak lama dilakukan sejak zaman kerajaan Siak, oleh karena itu Sagu sudah punya hubungan bathin dengan masyarakat Meranti, orang Meranti pasti makan Sagu kalo tidak makan Sagu bukan orang Meranti, nantinya kita berharap orang Riau pasti makan Sagu kalo tidak makan Sagu bukan orang Riau," ujar Irwan.

Potensi kebun sagu di Meranti seluas 53.49 Ha yang mampu menghasilkan produksi hingga 240 Ton/Tahun. Adapun rinciannya adalah Kebun Sagu PT. Nasional Sagu Prima (NSP) seluas 14.000 Ha dengan produksi  12 ribu Ton/tahun, dan yang terluas adalah kebun rakyat seluas 39.494 Ha dengan produksi Sagu  204.997 Ton/tahun.

Sagu Meranti yang diakui memiliki kualitas premium telah diekspor keluar negeri seperti Jepang, Korea Utara, Malaysia, Singapura. Sementara untuk pasar dalam negeri Cirebon, Medan, Batam dan Pekanbaru.

Berdasarkan alasan diatas Bupati berharap pemerintah pusat juga serius mendorong pengembangan Sagu dengan melakukan subtitusi sagu sebesar 10 persen dari seluruh kebutuhan pangan Nasional, jika itu dilakukan diprediksi akan mampu menyerap seluruh produksi Sagu di Indonesia saat ini. Hal itu juga akan memberikan dampak luar biasa bukan saja bagi ketahanan pangan Nasional tapi juga pada meningkatkanya kesejahteraan para petani Sagu di Indonesia yang hingga saat ini masih jauh dari sejahtera.

Selain itu, Bupati Irwan juga berharap pemerintah pusat juga fokus pada sektor Hilirisasi Sagu dengan menyediakan tempat penampungan, jangan sampai ketika daerah bersemangat meningkatkan produksi Sagu pasarnya justru tidak ada, hal ini akan semakin menjatuhkan harga jual Sagu dipasaran."Terima kasih kepada Pak Gubernur yang layak diberi predikat sebagai bapak Sagu Riau, karena berkat perjuangannya Sagu mampu dikenal luas oleh masyarakat," ucap Bupati.

Bupati Meranti berharap, Sagu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat untuk masuk kedalam komoditas pangan strategis Nasional.

Acara itu dibuka Gubernur Riau H. Rasyadjuliandi Rachman. Gubri, mengtakan, Riau sebagai daerah penghasil Migas, Minyak Sawit dan Kelapa terbesar di Indonesia, seiring waktu berlalu kini berkat semangat Kabupaten penghasil Sagu khususnya Meranti dalam mempromosikan Komoditas Pangan Alternatif Nasional itu, kini Sagu semakin diminati oleh masyarakat Riau dan Indonesia. [raf,slt]



 
Berita Lainnya :
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    02 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    03 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    04 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    05 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    06 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    07 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    08 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    09 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    10 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    11 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    12 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    13 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    14 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    15 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    16 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    17 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    18 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    19 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    20 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    21 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    22 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat