Jumat, 02 Oktober 2026 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
 
 
☰ Peristiwa
Peristiwa
Semburan Air Bercampur Lumpur Setinggi 30 Meter Gegerkan Warga
Senin, 06 Agustus 2018 - 09:51:34 WIB

SULUHRIAU- Semburan air disertai lumpur setinggi 30 meter mengejutkan warga Ngawi. Lokasi semburan berasal dari sumur pompa air di sawah milik Mujianto (45), warga Desa Planglor Dukuh Tambakselo selatan, Kecamatan Kedunggalar.

Lokasi semburan air bercampur lumpur dan pasir itu berada di 100 meter selatan ruas tol Ngawi-Mantingan yang belum selesai pembangunannya. Tepatnya di KM 563+600 Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren.

Saat itu Mujiono memompa air untuk mengairi sawah yang akan dibajak untuk ditanami padi. Namun air yang menyembur di luar kewajaran. Mujiono pun segera mematikan mesin.

"Saya kaget tadi pagi mau mengairi sawah dengan menyedot sumur dengan mesin diesel. Tapi begitu mesin menyala, langsung menyembur tinggi air bercampur lumpur," jelas Mujianto di lokasi, Ahad (5/8/2018).

Bahkan, jelas Mujiono, air tetap keluar menyembur semakin tinggi mencapai 10 hingga 30 meter hingga menjebol atap rumah mesin. "Saya matikan tapi tetap keluar semburan air dan lumpur hingga menjebol atap rumahan mesin ini," katanya.

Karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Mujianto melapor ke perangkat desa dan polsek setempat. Polisi telah memasang garis police line dan mengambil sampel air disertai lumpur.

Semburan air bercampur lumpur itu begitu kuat. Tiga pipa besi berukuran tiga inchi yang tertanam di tanah sedalam 12 meter terbawa semburan air. Bahkan tinggi semburan pertama kali mencapai 150 meter.

"Pipa ini 12 meter tertanam dalam tanah terlempar ke atas hingga 150 meter. Dahsyat ini kekuatannya," ujar Kapolsek Widodaren AKP Juwahir.

Ketiga pipa tersebut, kata Juwiran, masing-masing berukuran panjang 4 meter tergeletak di sekitar lokasi semburan air bercampur lumpur makin besar. Dari keterangan pemilik sawah, sumur itu dibuat sekitar 6 tahun lalu dengan kedalaman 80 meter.

Sementara itu sampel sebanyak 4 liter air yang diambil dengan dua jerigen berukuran 2 liter itu untuk barang bukti dan penelitian.

"Kami ambil empat liter air untuk barang bukti dan penelitian kandungan airnya. Apakah berbahaya atau tidak, makanya kami police line juga agar warga tidak mendekat," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Maryoko kepada wartawan di lokasi.

Untuk penelitian, jelas kasat, kemungkinan akan melibatkan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Selain air, sampel lumpur juga diambil untuk melengkapi penelitian. "Kami masih akan koordinasi dulu dengan Pemkab Ngawi untuk penelitian, kemungkinan UGM ya," tambahnya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa agar tidak ada warga yang mendekat ke lokasi. Dikhawatirkan air tersebut mengandung gas beracun berbahaya. Hingga kini pagi ini, Senin (6/8/2018) semburan air bercampur lumpur itu menjadi tontonan warga sekitar.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    02 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    03 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    04 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    05 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    06 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    07 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    08 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    09 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    10 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    11 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    12 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    13 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    14 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    16 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    17 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    18 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    19 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    20 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    21 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    22 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat