Jumat, 02 Oktober 2026 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
 
 
☰ Peristiwa
120 Warga Binaan Kelas II A Bengkalis Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Minggu, 05 Agustus 2018 - 13:34:25 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Sebanyak 120 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis, juga ikut memecahkan rekor dunia poco-poco digelar Ahad (5/7/2018).

Sejak pukul 05.00 WIB, Ahad pagi 5, para napi siap-siap sudah bersiap-siap untuk menjadi bagian pelaku sejarah sebagai pemecah rekor dunia, dalam ajang The Poco-Poco Dance Guines World Record (GWR) 2018 tersebut.

Warga binaan wanita sebanyak 30 orang, mengenakan pakaian warna merah dipadu celana hitam. Sedangkan warga binaan laki-laki sebanyak 90 orang, mengenakan baju dan celana warna biru. Mereka tampak semangat dan ceria. Terlebih semuanya mengenakan tanjak paduan warna merah putih melambangkan semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan satu intruksi, para warga binaan langsung membentuk formasi di lapangan warna hijau di tengah-tengah Lapas kelas II A Bengkalis. Mereka menunggu aba-aba dari Jakarta yang dipandu Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 3, yang disiarkan secara live streaming.

Sekitar pukul 06.49 WIB, begitu mendapat aba-aba senam dimulai secara serentak, lantas 120 warga binaan Lapas Bengkalis langsung bergerak penuh energik mengikuti irama Senam Poco-poco.

Jalan kesamping kiri, kanan, kedepan dan belakang, itu lah salah satu gerakan 120 warga binaan. Seakan tidak ada beban dari raut wajahnya. Se-sekali mereka melontarkan senyuman, sambil bergerak energik mengikuti rentak irama lagu yang dipopulerkan Yoppie Latul.  

Meski tak sampai sepuluh menit, namun tampilan para warga binaan Lapas Kelas II A Bengkalis, tetap memukau siapa saja yang menyaksikan. Tak terkecuali, Kepala Lapas, Agus Priatiatno bersama jajarannya, terpukau dengan atraksi warga binaan. Terlebih dengan kekompakan dan semangat mereka. Se-sekali, sambil bergerak 120 warga binaan berteriak tanda yel-yel, semakin menumbukan semangat mereka.

Suara gemuruh teriak 120 warga binaan yang diiringi musik rancak dari lapangan hijau, tentu mengundang keingin-tahuan warga binaan lain yang berada di kamar sel. Meskipun tidak bisa melihat langsung dari dekat, mereka berusaha menyaksikan atraksi teman-teman mereka dari balik jeruji besi.

Usai bergoyang Poco-Poco Dance GWR 2018 secara serentak se-Indonesia, ternyata tidak membuat 120 warga binaan “panas”. Lantas mereka minta bonus kepada Wan Syafrida  instruktur yang selama ini menggembleng mereka. Bonusnya berupa goyang Nona Kay Ratu, dari Ambon, Provinsi Maluku.

Begitu mendapat restu dari Kepala Lapas Bengkalis, langsung disambut teriakan yel-yel semangat dari 120 warga binaan. Tak ayal, mereka langsung bergoyang mengikuti rentak irama Nona Kay Ratu.

Usai bergoyang Nona Kay Ratu, peserta Poco-Poco Dance GWR 2018, saling bersenda gurau. Mereka juga tak canggung, poto bersama dengan Kepala Lapas dan staf yang diabadikan juru foto.

Instruktur senam, Wan Syafrida, mengaku senang. Karena pelaksanaan The Poco-Poco Dance GWR 2018 di Lapas Bengkalis sukses dan lancar. Terlebih melihat kekompakan para warga binaan saat tampil secara serentak se-Indonesia.

Menurut Wan Syafrida, pengalaman saat mengajar senam para warga binaan di Lapas Kelas II A Bengkalis. Pertama, bayangan yang terselit dalam pikirannya, menyeramkan dan sulit diatur. Toh, selama mengajar, mereka kompak dan senang diatur.

Instruktur senam bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis itu menjelaskan, selama ini dirinya mengajar 10 sampai 30 orang, agak sulit diatur. Tapi beda dengan warga binaan Lapas Bengkalis, meskipun jumlahnya 120 orang, namun mereka kompak dan langsung mendalami setiap intruksi yang disampaikan.

Untuk tampil maksimal pada Ahad pagi, 120 warga binaan ini digembleng selama 15 hari, mulai hari Senin hingga Sabtu dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

“Alhamdulillah, dengan durasi 30 jam, selama 15 hari, teman-teman warga binaan bisa tampil maksimal,” ungkap Ida.

Kalapas Kelas II A Bengkalis saat menyampaikan ucapan terima kasihnya atas penampilan warga binaan

Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis, Agus Priatiatno, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini selain sebagai arahan dari pimpinan pusat, juga untuk menggalakkan lagi olahraga di lingkungan warga binaan lapas kelas II A Bengkalis.

“Kemudian untuk menyehatkan pikirannya, jasmaninya dan rohaninya, sehingga warga binaan ini bisa berkegiatan seperti masyarakat di luar lapas,” terang Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis. [las]




 
Berita Lainnya :
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    02 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    03 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    04 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    05 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    06 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    07 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    08 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    09 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    10 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    11 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    12 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    13 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    14 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    16 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    17 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    18 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    19 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    20 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    21 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    22 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat