Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Sosial Budaya
Terkait Demo Mahasiswa UIN Suska Riau
IPNU Pekanbaru: Mars Diminta Rektor Dinyanyikan Saat PBAK Bukan Mars NU
Senin, 30 Juli 2018 - 07:04:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ketua PC IPNU (Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) Pekanbaru Saddam Orbusti Ritonga menanggapi soal demo mahasiswa UIN Suska Riau terhadap Rektor Jum'at yang lalu (27/07/2018) lalu.

Prihal yang ditanggapi IPNU Pekanbaru ini, terkait anggapan mahasiswa bahwa demo pada rektor UIN Prof Dr KH Akhmad Mujahidin, M.Ag pada acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Riau dikarenakan mereka menganggap rektor tidak independen karena pada satu hari sebelumnya rektor mengizinkan adanya mars ormas (organisasi kemasyarakatan) tertentu masuk kedalam kampus.

Mahasiswa menggap mars itu adalah mars Yalal Wathan (mars Nahdlatul Ulama-red).

Saddam mengatakan, mars itu bukan mars NU. Menurutnya, salah jika BEM UIN Suska menganggap itu adalah mars NU. "Rekan-rekan BEM itu saya pikir salah kalau mengatakan itu (mars Yalal Wathan, red) sebagai mars NU. Itu bukan mars NU,"kata Saddam melalui rilis diterima media ini Ahad, (29/07/2018).

Mahasiswa S2 Ilmu Pemerintahan di kampus UIR ini menambahkan, bahwa mars Yalal Wathan itu bisa diartikan sebagai mars kebangsaan atau mars nasionalisme. Kalau mars NU itu ada sendiri.

Ia juga mengatakan, rekan-rekan BEM itu perlu mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum bertindak.


"Menurut saya, rekan-rekan BEM itu perlu lah untuk mencari kebenaran dulu. Kalau istilah kitanya sih mereka harus Tabayyun dululah. Sehingga tidak salah tuntutannya.

Kemudian Saddam juga berharap agar selain mereka (BEM UIN) melakukan Tabayyun, mesti mengakhiri tuntutannya.

"Saya berharap, tentunya selain melakukan Tabayyun, mereka juga harus segera menghentikan tuntutan mereka. Jangan biarkan kegagalan dalam memaknai sesuatu itu berlarut-larut menggerogoti kekuatan UIN sebagai sebuah lembaga. Ini kan akan merugikan," pungkasnya.

Seperti diberitakan, BEM UIN Riau melakukan aksi demo ditujukan kepada rektor yang baru saja dilantik, Prof Ahmad Mujahidin, Jumat (27/07/2018) di kampus Madani Jalan HR Soebrantas.

Aksi ini terjadi karena mahasiswa menolak adanya tindak kekerasan dan juga mempermasalahkan adanya nyanyian mars Nahdlatul Ulama (NU). [Jan, rls]



 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat