Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Internasional
Agen Intelijen Rusia Maria Butina Tawarkan Seks Demi Jabatan
Kamis, 19 Juli 2018 - 11:50:32 WIB

SULUHRIAU, Washington- Seorang perempuan yang dituduh berprofesi sebagai agen intelijen Rusia menawarkan hubungan seks guna mendapat jabatan dalam sebuah organisasi khusus di Amerika Serikat, sebut para pejabat AS.

Butina, yang ditangkap pada Minggu (15/7/2018), menghadiri sidang pengadilan AS di Washington DC.

Hakim Deborah Robinson menyatakan Butina harus ditahan dan dilarang ke luar negeri karena pemerintah AS telah membuktikan tiada jaminan dia akan menghadiri persidangan jika dibebaskan.

Kini Butina menghadapi tuduhan beraksi sebagai agen asing dan berkonspirasi melawan pemerintah asing.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam penahanan Butina seraya mengatakan tindakan AS sengaja dirancang untuk mengesampingkan "hasil-hasil positif" dalam pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump di Helsinki, pada Senin (16/7).

Pengacara perempuan berusia 29 tahun itu mengungkap kliennya telah bekerja sama dengan pemerintah AS selama beberapa bulan.

Apa tuduhan terhadapButina?
Dokumen pengadilan mengungkap Butina selama ini hidup bersama seorang warga Amerika berusia 56 tahun yang disebut sebagai US Person 1. Butina disebut menjalin "hubungan pribadi" dengan pria ini.

"Namun hubungan ini tidak mencerminkan hubungan kuat dengan Amerika Serikat karena Butina tampak memperlakukannya sebagai aspek yang diperlukan dalam menjalankan aktivitasnya," tulis dokumen pengadilan.

Dalam sejumlah fotonya di media sosial, Butina tampak berpose bersama Paul Erickson, pegiat konservatif di South Dakota yang dalam arsip umum disebut berusia 56 tahun.

Butina telah "mengutarakan ketidaksukaannya melanjutkan hidup bersama" pria Amerika ini," tulis dokumen yang disita FBI.

Para jaksa penuntut mengatakan Butina tampak tidak menganggap hubungannya bersama pria tersebut dengan serius karena "dalam setidaknya satu kesempatan, Butin menawarkan seorang individu selain US Person 1 hubungan seks demi jabatan di organisasi khusus".

Dokumen-dokumen persidangan tidak menyebut secara rinci organisasi mana yang dimaksud. Namun, di media sosial, Butina tampak kerap menghadiri acara-acara Asosiasi Senjata Api Nasional (NRA).

Pengacara Butina membantah semua tuduhan yang diarahkan ke kliennya.

'Siap untuk perintah lanjutan'
Departemen Kehakiman AS menuduh Butina bekerja "di bawah perintah dan kendali" seorang pejabat senior Rusia yang namanya tidak disebut dalam berkas dakwaan.

Dokumen pengadilan menyebutkan pejabat Rusia itu merupakan atasan langsung Butina dan yang melatihnya melalui pesan-pesan daring.

"Saat ini semuanya harus senyap dan hati-hati," sebut catatan yang diduga ditulis Butina melalui pesan pribadi Twitter, sebulan sebelum pemilihan presiden AS pada 2016 lalu.

Pada malam sebelum pemungutan suara, dokumen pengadilan menyebutkan Butina mengirim pesan ke pejabat Rusia. Isinya, "Saya akan tidur. Di sini jam 03.00. Saya siap untuk perintah lanjutan."

Departemen Kehakiman mengatakan Butina mencoba menciptakan jalur komunikasi "terselubung" guna "menembus proses pengambilan kebijakan nasional AS".

Semasa beraktivitas di AS, Butina disebut membina hubungan dengan sejumlah kelompok konservatif pro-senjata.

Pada suatu masa dalam pemilihan presiden, dia dan pejabat Rusia dituduh mencoba menjembatani pertemuan antara Trump dan Putin. Namun, upaya itu gagal.

Lalu, saat Trump mengemukakan visi-misinya kepada publik pada Juli 2015, Butina bertanya Trump yang saat itu masih berstatus kandidat presiden mengenai pandangannya terhadap Rusia.

Tahun berikutnya, Butina bertemu Donald Trump Jr di sebuah konvensi NRA.

Sumber: BBC News Indonesia, detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat