Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Dokumen Intelijen AS tentang Nelson Mandela Dipublikasikan
Kamis, 19 Juli 2018 - 07:38:10 WIB
Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela (Foto: BBC World)

SULUHRIAU, Johannesburg- Dokumen intelijen Amerika Serikat (AS) tentang Nelson Mandela dipublikasikan. Dokumen yang terdiri dari ribuan halaman itu dipublikasikan pada Rabu (18/7/2018).

Dilansir Reuters, Kamis (19/7/2018), Property of the People, kelompok orang-orang yang berbasis di Washington, merilis makalah untuk memperingati 100 tahun kelahiran presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan tersebut.

Mereka mengungkapkan Washington terus memantau pahlawan anti-apartheid Afrika Selatan itu sebagai ancaman komunis. Hal itu terus dilakukan bahkan hingga Mandela bebas dari penjara.

"Dokumen-dokumen itu mengungkapkan bahwa, seperti yang terjadi pada 1950-an dan 1960-an dengan Martin Luther King Jr dan gerakan hak-hak sipil, FBI secara agresif menyelidiki gerakan anti-apartheid AS dan Afrika Selatan sebagai plot komunis yang membahayakan keamanan Amerika," kata Presiden Property of the People, Ryan Shapiro.

"Lebih buruk lagi, dokumen-dokumen itu menunjukkan FBI melanjutkan penyelidikan ancaman komunis terhadap Mandela dan gerakan anti-apartheid bahkan setelah pengenaan sanksi perdagangan AS terhadap apartheid Afrika Selatan, setelah pembebasan yang secara internasional dirayakan oleh Mandela dari penjara, dan setelah kejatuhan Tembok Berlin," tambahnya.

Property of the People mengatakan mendapatkan dokumen ini setelah bertahun-tahun melakukan litigasi. Mereka menyatakan masih ada banyak barang-barang termasuk dokumen dari badan intelijen utama AS seperti FBI, CIA, DIA, dan NSA yang belum pernah dilihat publik.

Perayaan 100 tahun Mandela digelar di Afrika Selatan. Mantan Presiden AS Barack Obama turut menyampaikan pidato yang mengesankan pada Selasa (17/7) lalu yang mengatakan dunia harus menahan sinisme atas munculnya orang kuat.

Mandela bersama Kongres Nasional Afrika (ANC) berkuasa di Afrika Selatan sejak berakhirnya apartheid di tahun 1994. Koalisi ANC dengan Partai Komunis Afrika Selatan menentang pemerintah minoritas kulit putih.

Afrika bagian selatan merupakan bagian tak terpisahkan dari medan Perang Dingin. Sebagian negara-negara yang baru merdeka seperti Angola dan Mozambik punya kedekatan dengan Moskow.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat