Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Lucky Hakim Ngaku Ditawari Kontrak Sinetron Rp 10 M, Perindo: Hoax!
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:48:39 WIB
Sekjen Perindo Ahmad Rofiq

SULUHRIAU- Perindo menepis sempat mengiming-imingi uang sebesar Rp 10 miliar untuk Lucky Hakim hengkang dari PAN. Perindo menegaskan tidak pernah melakukan politik transaksional.

"Hoax. Perindo partai yang sangat terbuka bagi siapa saja. Yang ingin mengabdi untuk kebajikan dalam berbangsa dan bernegara silakan bergabung," ujar Sekjen Perindo Ahmad Rofiq Rabu (18/7/2018).

Dari screenshot yang beredar, Rabu (18/7), tawaran Rp 10 miliar dari Perindo kepada Lucky dalam bentuk kontrak main sinetron. Tawaran itu dibantah Perindo.

"Perindo sangat mengharamkan politik transaksional. Jadi mana mungkin Perindo menawarkan hal-hal begitu," tutur Rofiq.

Saat ini, Lucky sudah berpindah dari PAN ke NasDem. Lucky disebut-sebut ditransfer Rp 5 miliar. Namun ia sudah membantahnya.

"Ya, percakapan itu kan bisa dibuat oleh siapa pun, artinya dan grup itu siapa yang ngirim saya nggak tahu," kata Lucky saat dihubungi.

NasDem Minta Lucky tak Mengada-ada


Sementara itu, Beredar bukti pengakuan Lucky Hakim 'ditransfer' dengan dana Rp 5 miliar ketika hijarah dari PAN ke Partai NasDem. NasDem meminta Lucky Hakim tak sembarangan berbicara.

"Saya ingin beritahukan bahwa tidak ada pemberian seperti itu. Jadi saya berharap Lucky Hakim jangan mengada-ada. Kalau memang seperti itu, itu adalah menjelek-jelekkan partai dan itu adalah tidak produktif di dalam Partai NasDem," kata anggota Dewan Pakar NasDem Teuku Taufiqulhadi, Rabu (18/7/2018).

Taufiqulhadi menegaskan bukti percakapan Lucky tak bisa dibenarkan. Dia menegaskan NasDem tak memberi uang ke politikus yang bergabung ke partai.

"Yang kedua percakapan itu tidak ada. Kalau ada itu adalah diralat. Dan karena tidak ada pemberian-pemberian seperti itu," ujarnya.

Soal tangkapan layar itu, Taufiqulhadi menyebut itu tak bisa dibenarkan. Taufiqulhadi menegaskan sangat tidak mungkin NasDem memberi uang miliaran rupiah seperti itu.

"Mereka itu sudah hadir itu kami akan memberikan dukungannya bukan di situ, tetapi alat peraganya nanti partai semuanya. Bukan di dalam konteks seperti itu, bukan, tidak ada uang cash," sebut Taufiqulhadi.

"Dari mana uang cash? Mereka hadir di NasDem itu dengan keyakinan mereka sendiri agar memperkuat NasDem. Dan NasDem tidak ada mahar ketika mereka masuk, bagaimana harus membayar kepada orang. Tidak ada membayar," tegas dia.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat