Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Suhu Capai 5 Derajat Celsius,
Embun Salju di Dieng Turun Makin Tebal dan Meluas
Jumat, 06 Juli 2018 - 16:18:31 WIB

SULUHRIAU- Suhu di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, pada Jumat (6/7/2018) dini hari mencapai 5 derajat celsius.

Kondisi tersebut memicu turunnya embun es di kawasan tersebut semakin tebal dan meluas di banding hari-hari sebelumnya.

Kepala Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Slamet Raharjo, mengatakan munculnya embun es atau yang oleh warga disebut bun upas pada Jumat dini hari lebih tebal dari sebelumnya.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, embun es tersebut masih akan muncul kembali. Apalagi, saat ini baru awal musim kemarau. "Tadi pagi sekitar 5 derajat celsius suhu di Dieng. Biasanya bisa di bawah 3 derajat sampai 0 derajat," terangnyaseperti dilansir detikcom.

Ada pemandangan yang cukup menarik di pagi hari ketika hamparan di dataran tinggi tersebut ditutup embun es layaknya diselimuti salju tipis.

Namun kondisi tersebut dirasakan berbeda oleh para petani. Tanaman kentang dan sayuran milik warga akan kekuningan dan layu setelah tertimpa embun tersebut.
Karena itulah warga menyebutnya sebagai bun upas atau 'embun berbisa' karena menjadi momok bagi tanaman sayuran yang menjadi andalan mereka.

"Awalnya saya kira hanya 20 hektare yang terdampak, namun setelah siang yang daun yang berubah kuning dan mengering semakin banyak. Sekitar 30 hektare tanaman kentang. Bahkan yang dulu tidak terkena dampak bun upas, sekarang terdampak," lanjut Slamet.

Seorang petani kentang di Desa Dieng Kulon, Dikda Subagya, mengatakan melihat ketebalan bun upas Jumat pagi tadi, dipastikan tidak hanya akan berdampak pada tanaman kentang. Namun juga tanaman yang daunnya berbulu.

"Salah satunya daun carica. Ini bisa menjadi kuning kemudian layu dan mati," tuturnya.

Upaya petani untuk menyiasati fenomena alam ini dengan menyemprotkan air ke tanaman pada malam hari atau memasang jaring di kebun kentang. Namun, upaya tersebut belum maksimal.

"Maksunya disiram itu untuk menghilangkan embun sebelum membeku, tetapi kalau kebunnya luas banyak yang tidak tertolong," jelasnya.

Sumber: detik.com |Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat