Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Pendidikan
Banyak Orangtua Belum Paham Sistem Zonasi PPDB
Sabtu, 30 Juni 2018 - 17:12:38 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Banyak orang tua yang belum memahami esensi sistem zonasi sekolah. Hal ini tergambar dari percakapan beberapa orangtua jelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Pekanbaru.

Sala seorang orantua yang anaknya akan masuk SMP tahun ini Warni (42) mengatakan, makin menyulitkan masuk PPDB, lantaran tempat domisilinya radiusnya jauh dari gedung SMP neneri. Ia khawatir anaknya sulit diterima di sekolah negeri.

"Makin sulit nanti tampaknya masukkan anak sekolah (SMP), karena sistim zonasi ini," ujar Warni, Sabtu (30/6/2018).

Kalau sebelumnya dengan sistim rayon, namun warni tidak mempermasalahkan, lataran anaknya tidak ada yang masuk sekolah saat itu.

Hal sama juga juga diakui salah seorang orangtua yang anaknya tahun masuk SMA. "Saya kalau melihat sistem zonasi sekarang, bakal sulit anak saya masuk SMA yang diingingkan," kata Fadrid, S.

Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal sebelumnya mengatakan, sistim zonasi ini merupakan upaya pemerintah 'menghilangkan' predikat sekolah favorit.

"Zonasi ini banyak yang masih belum memahami. Masih banyak orang tua yang masih berburu sekolah favorit. Padahal itu sekolah favorit tidak ada. Karena guru-guru juga mengalami mutasi untuk pemerataan.  saya mohon orang tua mengubah mindset itu," kata Abdul Jamal menyikapi soal PPDB SMP (karena SMA di bawah penangan Provinsi-red) baru-baru ini.

Ia menambahkan, sistem zonasi diberlakukan agar jarak rumah siswa dengan sekolah tidak jauh. Jadi makin dekat rumah dengan sekolah, semakin besar peluang si anak diterima. PPDB di Pekanbaru akan dibuka pada 2 Juli mendatang.

"Sebetulnya sekarang tidak ada lagi favorit itu. Yang menjadi acuan sekarang adalah radius. Makin dekat anak dengan sekolah, makin besar peluang anak diterima. Karena itu, saya minta seluruh kepala sekolah SD, SMP, SMA betul-betul mematuhi kebijakan pemerintah terkait zonasi," ujar Kemendikbud Muhadjir dikutip di beberpa media online.

Sistem zonasi merupakan bentuk penyesuaian kebijakan dari sistem rayonisasi. Rayonisasi lebih memperhatikan pada capaian siswa di bidang akademik.

Sementara itu, sistem zonasi lebih menekankan pada jarak atau radius antara rumah siswa dan sekolah. Dengan demikian, siapa yang lebih dekat dengan sekolah lebih berhak mendapatkan layanan pendidikan dari sekolah itu.

Penulis: Jandri | Editor: Khairul




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat