Pilkada Bupati Inhil Terindikasi Politik Uang Tertinggi di Riau
Selasa, 26 Juni 2018 - 10:33:18 WIB
SUUHRIAU, Pekanbaru- Pilkada Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan daerah dengan indikasi politik uang tertinggi di Riau.
Bahkan berpotensi terjadi di 108 tempat pemungutan suara (TPS).
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Riau, Neil Antariksa menyebutkan, berdasarkan data yang dapatkan, sumber pendanaan untuk politik yang dari 'cukong'.
Kota Pekanbaru sebagai ibukota provinsi juga rawan dengan politik uang, dengan kategori pemberian uang atau barang, Pekanbaru menempati posisi tertinggi setidaknya di 93 TPS.
Anggota Panwaslu Kabupaten Inhil M Rois juga mengakui politik uang menjadi salah satu kerawanan dalam pilkada Inhil, belum lagi geografi yang memperparah terjadinya politik uang disamping lemahnya pengawasan.
Dalam siaran pers Bawaslu Riau, Kabupaten Inhil menduduki peringkat pertama dalam indikator kampanye mempengaruhi pilihan pemilih berdasarkan sara dengan besaran angka indikator sebesar 87 TPS, sedangkan indikator KPPS mendukung salah satu paslon sebanyak 94 TPS.
Dalam indikator pemungutan suara, ketersediaan logistik menjadi indikasikan terbanyak yang berada di kota pekanbaru yakni sebanyak 393 TPS.
Contoh rekapitulasi provinsi tps rawan lebih dari 1 variabel sebanyak 360 tps (30 TPS per kabupaten), lebih dari 1 indikator sebanyak 480 tps (40 TPS per-kabupaten). [rri, slt]
Komentar Anda :