Kamis, 01 Oktober 2026 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual | Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
 
 
☰ Ekbis
Jagung Ungu Inovasi Dosen UB
Jumat, 25 Mei 2018 - 15:36:01 WIB

SULUHRIAU- Jagung ungu (purple corn) menarik perhatian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat bertandang ke Universitas Brawijaya.

Di sela kuliah tamu bertema 'Membangun Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan di era Industri 4.0', Amran membawa jagung ungu itu ke atas podium lalu meminta pemiliknya berdiri.

"Ini jagung siapa? Saya bawa dari stand di luar tadi," tanya Mentan kepada hadirin.

Seorang pria belakangan dikenal Ir Arifin Noor Sugiharto, MSc, PhD sebagai pengajar di Fakultas Pertanian kemudian maju menjawab pertanyaan Amran.

"Itu jagung ungu, pak menteri, banyak khasiatnya. Saya yang mengembangkan benihnya," ujar Arifin.

Tertarik dengan pengembangan benih yang dilakukan Arifin, Mentan pun kembali bertanya, "Mampu berapa? 1.000 hektare?".

"Kalau sebanyak itu belum, pak menteri," jawab Arifin.

"Bisanya berapa? Saya kontrak sekarang," tegas Amran.

Arifin mengaku baru memiliki benih sebanyak 25 kg. Namun pihaknya menyanggupi kontrak yang ditawarkan Amran menyiapkan benih jagung ungu untuk lahan seluas 100 hektare.

"Oke kalau begitu, nanti harus ditingkatkan lagi sampai seribu hektare. Berapapun akan saya bayar, kalau Anda sanggup," tandas Amran menandakan kontrak disepakati.

Jagung Ungu Inovasi Dosen UB Tarik Perhatian Mentan

Mentan menegaskan jika salah satu tujuan sering berkunjung ke perguruan tinggi adalah untuk melihat langsung ada tidaknya pengembangan atau budidaya pertanian modern.

Harapannya, inovasi tersebut dapat dikembangkan langsung di lapangan. "Jadi enak begini, efisien. Langsung ketemu kontrak, bisa langsung ditanam. Cepat, gak berbelit-belit," paparnya.

Ditemui dalam kesempatan terpisah, Arifin mengaku, sudah mulai mengembangkan jagung yang diklaim mengandung 3 kali antosianin tersebut sejak tahun 2009 silam. Kini, varietas anyar hasil persilangan beberapa jenis jagung yang dikembangkannya telah menghasilkan benih siap tanam.

"Untuk harga belum, karena paten masih dalam proses. Untuk satu hektare butuh sekitar 15 kilogram benih dengan hasil produksi sebanyak 7 ton jagung ungu," ungkapnya. [dtc,jan]



 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  • Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    02 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    03 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    04 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    05 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    06 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    07 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    08 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    09 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    10 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    11 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    12 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    13 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    14 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    15 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    16 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    17 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    18 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    20 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    21 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    22 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat