Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Selidiki Skandal 1MDB Era Najib, Ketua Komisi Antikorupsi Diancam
Selasa, 22 Mei 2018 - 14:10:40 WIB

SULUHRIAU, Kuala Lumpur - Ketua Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) Mohd Shukri Abdull mengungkapkan bahwa dirinya pernah dilecehkan dan diancam saat menyelidiki skandal korupsi yang menyelimuti 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Bahkan sebutir peluru pernah dikirim ke rumah Shukri.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (22/5/2018), hal ini diungkapkan Shukri saat menjelaskan agenda pemanggilan mantan Perdana Menteri (PM Malaysia, Najib Razak ke kantor MACC hari ini. Shukri sempat mengusap air matanya yang menetes saat dia menjelaskan pengalaman emosionalnya ini.

"Kami memiliki sumber-sumber intelijen kami sendiri, yang menyebut saya akan ditangkap dan dijebloskan ke penjara, karena saya dituduh menjadi bagian dari konspirasi untuk menggulingkan pemerintah," ungkap Shukri dalam konferensi pers, sembari menitikkan air mata.

"Saya dikirimi sebutir peluru ke rumah saya. Saya tidak pernah memberitahu istri atau keluarga saya. Saya bahkan tidak membuat laporan polisi," imbuhnya.

Shukri menuturkan bagaimana dirinya mendapat perlindungan polisi saat mengunjungi Amerika Serikat (AS) untuk membahas penyelidikan 1MDB, setelah dia curigai dikuntit oleh pejabat keamanan Malaysia. "Kami ingin memulangkan uang yang dicuri kembali ke negara kita. Namun kami malah dituding menggulingkan negara, kami dituduh menjadi pengkhianat," imbuhnya.

Shukri pernah menjabat Wakil Ketua MACC saat badan antikorupsi itu sedang menyelidiki skandal mega korupsi 1MDB pada era Najib. Dia pensiun pada Agustus 2016 di usia 56 tahun. Dia pensiun setelah penyelidikan 1MDB oleh MACC disetop tiba-tiba sejak pertengahan tahun 2015. Oleh PM Mahathir Mohamad, Shukri ditunjuk menjabat Ketua MACC yang baru, menggantikan Dzulkifli Ahmad yang mengundurkan diri pekan lalu.

Ketua Komisi Antikorupsi Malaysia, Mohd Shukri Abdull, untuk pertama kali mengungkapkan ancaman yang pernah diterimanya saat menyelidiki skandal 1MDB era NajibKetua Komisi Antikorupsi Malaysia, Mohd Shukri Abdull, untuk pertama kali mengungkapkan ancaman yang pernah diterimanya saat menyelidiki skandal 1MDB era Najib Foto: thestar.com.my

Aksi terbaru MACC memanggil Najib untuk dimintai keterangan ini merupakan langkah awal dari penyelidikan baru terkait dugaan penyelewengan dana miliaran dolar Amerika dari 1MDB. Skandal 1MDB mencuat sejak tahun 2015 namun penyelidikan dihentikan di tengah jalan. Ditegaskan Shukri bahwa Najib dipanggil untuk datang ke kantor MACC guna dimintai keterangan, bukan untuk ditangkap atau didakwa.

Pemanggilan Najib ini diduga terkait aliran dana sebesar US$ 10,6 juta, setara 42 juta ringgit (Rp 146 miliar), dari SRC International ke sebuah rekening milik Najib. SRC International Sdn Bhd merupakan bekas anak perusahaan 1MDB. SRC dibentuk pemerintahan Najib tahun 2011 untuk mengejar investasi-investasi internasional dalam sektor sumber daya energi. Tahun 2012, SRC dipindah ke bawah Kementerian Keuangan Malaysia.

Najib sebelumnya berulang kali membantah dirinya melakukan pelanggaran hukum terkait skandal 1MDB yang mencuat tahun 2015, termasuk dugaan aliran dana dari SRC International. Namun dia mengganti Jaksa Agung Malaysia saat itu dan beberapa pejabat MACC agar penyelidikan 1MDB dihentikan di tengah jalan.

Selain aliran dana dari SRC, Najib juga diduga menerima aliran dana US$ 681 juta yang diselewengkan dari 1MDB. Dana itu diakui Najib sebagai donasi dari anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi dan diklaim telah dikembalikan. Sejauh ini, MACC baru fokus menyelidiki aliran dana US$ 10,6 juta dari SRC, karena transaksinya terjadi melalui entitas Malaysia yang mudah dilacak. Aliran dana 1MDB lainnya diselewengkan melalui berbagai perusahaan dan bank asing.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat