Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
KH Sholeh Qosim Wafat Saat Sujud, Ini Kisahnya
Jumat, 11 Mei 2018 - 10:44:52 WIB
KH Sholeh Qosim masa hidup

SULUHRIAU- Uama kharismatik KH Sholeh Qosim berpulang. Pengasuh Ponpes Al Ismailiyah Bahauddin Ngelom, Sepanjang, Sidoarjo, ini meninggal dalam kondisi sujud saat salat maghrib.

Tak hanya keluarga yang merasa kehilangan, Nahdlatul Ulama (NU) kembali kehilangan salah seorang kiainya.

Kiai sepuh yang lahir pada tahun 1930 silam ini meninggal di usia 90 tahun, Kamis (10/5). Saat itu salah satu anaknya, Bu Nyai Muttholi'ah menunggu abahnya turun dari salat. Namun hingga lama, salat maghrib kiai tidak kunjung selesai. Akhirnya dicek, rupanya masih sujud. Waktu itu Bu Nyai Tholik menganggap bapaknya belum selesai salat.

"Ditunggu hingga lama kok ndak bangun-bangun. Setelah dibangunkan ternyata wajahnya sudah pucat," jelas salah satu guru MTs Bahauddin yang juga menjahitkan kain kafan almarhum Kiai Sholeh seperti dilansir detikcom, Jumat (11/5/2018).

Kiai yang hingga wafatnya masih menjadi pengurus mustasyar PWNU Jatim 2013-2018, ini wafat saat bersujud saat salat maghrib dan tangannya masih memegang tasbih. Padahal siang harinya, Kiai Sholeh masih beraktivitas menghadiri salah satu kegiatan banom NU, di Denanyar, Jombang, yakni kegiatan Jantiko Mantab (Jatman).

Bapak dari 8 anak dengan 28 cucu ini dikenal sebagai sosok ulama pejuang kemerdekaan. Kiai Sholeh pernah lasykar Sabilillah saat memperjuangkan Indonesia tahun 1943. Kiai Sholeh saat itu mengawal ayahnya Kiai Qosim yang juga menjadi tentara Sabilillah.

Masa mudanya sudah berjuang melalui barisan Hizbullah dan Sabilillah. Selama dalam barisan Hizbullah, Kiai Sholeh muda semangat berjuang di barisan para ulama. Mars Subbanul Wathol sangat diingat sebagai mars yang membangkitkan perjuangan santri dan kiai.

Bahkan, seperti yang dikutip dari media NU online, Kiai Sholeh turut berperang pada 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sebelumnya, peristiwa itu didahului dengan fatwa yang dikeluarkan para kiai NU, yaitu Rasolusi Jihad NU pada 22 Oktober yang kemudian ditetapkan menjadi Hari Santri.

Sementara itu, Kiai Sholeh juga seringkali diundang pejabat dan petinggi kepolisian dalam berbagai acara. Salah satunya di HUT ke-72 TNI di Cilegon, Banten tahun 2017, Presiden Jokowi mencium tangan Kiai Sholeh dengan penuh hormat.

Sang kiai juga sering menghadiri acara pengajian kubro dan acara-acara lainnya. Rencananya, pagi tadi Kiai Sholeh menghadiri pengajian kubro yang digelar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Mapolda Jatim. Acara tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa kiai. Salah satunya Ketua MUI Jatim KH Mutawakkil Alallah, KH Kholil Asad, KH Ali Masyhuri (Gus Ali) Tulangan dan lain-lain.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat