Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Yusril Nilai Ucapan Amien Rais soal Partai Setan Bukan Hate Speech
Senin, 16 April 2018 - 20:55:17 WIB

SULUHRIAU- Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menilai tidak ada unsur ujaran kebencian dalam pernyataan Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais soal 'partai setan'.

Yusril menilai pernyataan itu sebagai hal biasa dalam konteks politik.

"Menurut saya sih tidak (ada unsur ujaran kebencian), hanya mengklasifikasikan dari segi politik saja, dan biasalah orang politik ngomong dengan bahasa -bahasa yang seperti itu. Jadi tidak selalu bahasa politik itu harus dilarikan ke ranah pidana," kata Yusril di gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Senin (16/4/2018).

Yusril menjawab soal apakah pernyataan 'partai setan' Amien Rais masuk kategori ujaran kebencian atau hate speech.

Yusril mengatakan Amien hanya berupaya mengklasifikasikan partai politik dengan maksud menyindir partai yang dianggap membawa masalah bagi Indonesia. Dia pun mengimbau partai politik yang merasa tersindir lebih baik membantah, bukan melapor ke pihak kepolisian.

"Jadi hanya lebih pada klasifikasi partai yang menurut keyakinan beliau adalah partai yang betul berada di dalam kebenaran dan partai yang mendukung rezim pemerintah yang membawa begitu banyak persoalan bagi bangsa dan negara kita ini," tutur Yusril.

Dia pun membeberkan sejumlah hal yang dianggap menjadi kekhawatiran itu. Mulai dari masalah utang negara hingga soal tenaga kerja asing.

"Dari kekhawatiran kehilangan kemandirian sebagai suatu bangsa, terperangkap pada dominasi asing, khususnya masalah utang luar negeri, masalah tenaga kerja, masalah kemunduran dari segi ekonomi, runtuhnya bisnis dan menengah ke bawah," ucapnya.

"Kalau saya melihat bahwa itu kan tidak spesifik menyebut satu partai politik dan dia berbicara secara umum pada tata yang mendukung rezim. Jadi harus dilihat bahwa ini sebenarnya konteksnya ini adalah jargon-jargon politik. Bisa saja dan menurut saya sih sebenarnya lebih baik menggunakan hak jawab itu lebih dulu, misalnya membantah jawaban Pak Amien. Kami ini bukan setan loh. Kalau yang merasa gitu," lanjut Yusril.

Amien Rais, yang juga Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212, bicara soal 'partai setan' dan 'partai Allah' saat memberi tausiah setelah mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Akibat ucapannya, Amien Rais pun dipolisikan. Eks Ketua MPR itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Cyber Indonesia dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat