Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Pemprov Papua ke Meranti Belajar Pengembangan Sagu
Selasa, 10 April 2018 - 19:52:17 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Keberhasil Kabupaten Kepulauan Meranti mengembangkan Sagu, membawa Pemerintah Provinsi Papua untuk melakukan studi pengembangan Sagu di Meranti.

Rombongan dari Pemrov Papua ini dipimpin Ketua Badan Penelitian dan Pengambangan Provinsi Papua Omah Laduani, Selasa (10/4/2018).

"Setelah lama mencari daerah yang berhasil mengembangkan Sagunya, akhirnya kami menemukan Meranti, semoga ilmu yang kami dapat disini dapat ditiru di Papua," ujar Kepala Balitbang Papua Omah Laduani.

Kedatangan Pemprov Papua juga membawa beberapa Pemerintah Kabupaten yakni Kabupaten Mimika, Mapi, Jayapura dan Kabupaten Kerom.

Seperti disampaikan, Kepala Balitbang Papua Omah Laduani, kedatangan dirinya dan rombongan setelah mengetahui keberhasilan Meranti mengembangkan Sagu, melalui penerapan berbagai inovasi dan terobosan sehingga berhasil meningkatkan produksi Sagu berkualitas premium, seperti diketahui 90 persen kebutuhan Sagu Nasional dipasok dari Meranti, dan hasil produksi Sagu Meranti selain untuk mencukupi kebutuhan lokal juga diekspor ke Manca Negara seperti ke Jepang.

Di Papua sendiri, lebih jauh dijelaskan Omah Laduani, terdapat lahan Sagu seluas 2.1 Juta Ha, namun sayangnya belum terkelola secara maksimal hal ini disebabkan karena beberapa faktor salah satunya belum adanya industri hilir yang mampu mengolah Sagu menjadi berbagai produk.

"Masalah yang di hadapi Papua, belum ada industri hilirisasi untuk menangani Sagu, tidak seperti di Meranti yang telah berhasil mengolahnya menjadi 364 kuliner Sagu," jelas Omah Laduani.

Agar Papua juga sukses mengembangkan Sagu seperti di Meranti, Omah Laduani sangat berharap terjadi sharing informasi antara Pemerintah Papua, beserta rombongan petani dan peneliti dengan Pemerintah Daerah setempat beserta petani dan pendamping yang berkecimpung dalam pengembangan Sagu Meranti.

"Dalam kunjungan kami selama 3 hari kedepan, kami berharap dapat masukan dari Pemda dan penyuluh dalam rangka mengembangkan potensi Sagu di Papua," harapnya.

Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama jajaran, mengaku siap sharing pengetahuan dalam mendukung pengembangan Sagu di Papua. Diakuinya dalam pengembangan Sagu di Meranti penuh lika liku. Diceritakan Irwan, saat dirinya berupaya mengangkat Sagu di forum Nasional, ia mendapat tantangan dari berbagai pihak yang menilai Sagu hanya bisa dijadikan pakan ternak namun berkat kegigihan orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu, akhirnya Sagu dapat diterima secara Nasional bahkan saat ini telah diekspor ke pasar Asia yakni Jepang.

Lebih jauh diceritakan Bupati, dalam mengembang Sagu di Meranti, Pemda Meranti dibantu oleh perusahan berskala besar yakni PT. Nasional Sagu Prima (NSP), salah satu Grup Sampoena Agro. Dari 53 ribu Ha lahan Sagu yang ada di Meranti sebanyak 14 ribu Ha merupakan milik PT. NSP yang mampu menghasilkan produksi Sagu sebanyak 21 ribu Ton pertahun. Dari total keseluruhan 250 ribu Tin Pertahun.

Sisanya sebanyak 39 ribu Ha merupakan lahan Sagu rakyat, yang ditanam, dikelola dan diproduksi langsung oleh masyarakat.

Oleh karena itu selain didukung oleh PT. NSP dalam hal pengembangan Sagu, Pemda juga didukung oleh masyarakat yang sudah sangat terbiasa bertani Sagu, dalam hal ini Pemda hanya berperan sebagai penyedia bibit unggul, penguatan SDM dan mempromosikan Sagu Meranti agar dikenal ditingkat Nasional dan Internasioal. Seperti melakukan pameran besar Sagu di Senayan Jakarta, tahun 2015 lalu.

Di Meranti, dijelaskan Bupati, dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan peningkatan taraf ekonominya, selain dikelola oleh PT. NSP juga dikelola oleh masyarakat, sedikitnya 67 kilang Sagu berskala menengah merupakan milik masyarakat, kilang itu dikelola oleh sebuah koperasi yang memfasilitasi soal pemasaran Sagu. Selain itu juga ada kilang Sagu berskala kecil yang dibina oleh perusahaan besar.

Dalam mengembangkan Sagu di Indonesia khususnya Kepulauan Meranti, tak berhenti sampai disitu, Wakil Ketua APKASI Bidang Keuangan Daerah itu juga menginisator terbentuknya Forum Komunikasi Kabupaten Penghasil Sagu Indonesia (FOKUS KAPASSINDO), dimana dirinya dinobatkan sebagai Ketua. I berharap dengan terberuknua Fokus Kapassindo ini dapat mendorong memajukan persaguan Nasional sebagai pendukung dan penyangga sumber pangan dan energi alternatif yang mampu memperkuat kedaulatan pangan dan energi nasional. Selain itu juga mendorong Sagu masuk kedalam program strategis prioritas Nasional.

Sementara itu Kepala Bappeda H. Makmun Murod, dalam sharing informasinya mengatakan, tanaman Sagu di Meranti tumbuh dengan subur, hal itu sangat dipengaruhi oleh kondisi alam di Meranti yang 80 persennya Gambut yang lembab dan basah, ekosistem ini sangat sesuai dengan habitat Sagu.

Terkait pengelolaan Sagu, mengaku telah berhasil memproduksi Sagu kedalam berbagai turunan, bekerjasama dengan IPB dan peneliti dari BPPT, pihaknya telah berhasil memproduksi Gula Cair, memanfaatkan limbah Sagu menjadi Pakan ternak dan mengolah Tepung Sagu menjadi beras Analog.

Untuk mensukseskan pengambangan Sagu menjadi berbagai turunan ini, Pemkab. Meranti melakukan berbagai strategis seperti penguatan SDM dengan menyekolahkan putra putri terbaik Meranti selama 3 tahun di IPB.

"Kita telah menyekolahkan anak Meranti selama 3 tahun khusus mempelajari Sagu di IPB Bogor," aku Murod.

Saat ini sebanyak 25 anak Meranti telah




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat