Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Anis Matta: di Masa Orde Baru Indonesia Sejahtera
Minggu, 08 April 2018 - 17:26:29 WIB

SULUHRIAU- Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta berkesempatan menghadiri acara kopi darat Relawan Anis Matta dan Gen AMPM Bali di Hotel Orenjje Denpasar.

Di hadapan ribuan relawan yang menggadang-gadangnya sebagai calon Presiden Indonesia 2019 itu Anies memaparkan visinya yang disebut Arah Baru Indonesia (ABI).

Anis percaya Arah Baru Indonesia akan membawa Indonesia terbang tinggi menjadi poros baru kekuatan dunia. Syaratnya satu, Indonesia mengelola secara penuh seluruh potensi yang dimilikinya mulai dari teknologi, kekayaan alam, militer, ekonomi dan lain sebagainya.

Hanya saja, kata dia, saat ini potensi itu belum dikelola dengan baik, sehingga Indonesia belum bisa terbang tinggi dan berbicara banyak di kancah internasional. "Ibarat pesawat, langitnya itu masih tinggi di atas sana, tapi terbangnya terlalu rendah," kata Anis, Minggu 8 April 2018.

Jika ia diberi kesempatan memimpin, Anis akan membuat satu lompatan besar bagi Indonesia. Kuncinya sederhana yakni ilmu pengetahuan dan wawasan global. Ilmu pengetahuan dan wawasan global itu kemudian ditransformasikan menjadi kekuatan untuk melangkah lebih jauh lagi ke depan.

Bali, ia melanjutkan, memiliki wawasan global lantaran pergaulan internasional sebagai destinasi wisata dunia. "Sekarang bagaimana wawasan itu ditransformasikan menjadi kekuatan. Bali bisa menjadi salah satu titik awal untuk hal itu," ujarnya.

Menurut Anis, dunia saat ini tengah mengalami goncangan lantaran bergesernya kekayaan ekonomi dunia. Sebelumnya, Eropa dan Amerika menguasai mayoritas, yaitu 80 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia. kini, Asia yang diwakili Tiongkok menguasai 40 persen PDB dunia tersebut. Bagaimana posisi Indonesia?

Anis menyebut Indonesia sering diuntungkan oleh peristiwa sejarah. "Di masa Orde Baru Indonesia sejahtera, karena kita bergabung dengan kapitalisme global yang sedang naik," tuturnya.

Ketika ada gelombang demokratisasi dunia pasca-Uni Soviet runtuh pada1990-an, lahir gerakan Reformasi 1998. Peristiwa bersejarah dunia itu seringkali membuat Indonesia ikut melakukan perubahan.

"Ke depan, kita harus bisa menentukan nasib sendiri, bahkan di tengah kabut yang tebal," kata Anis.

Menurut pria kelahiran Bone, Sukawesi Selatan ini, Bali sudah lama menjadi titik singgung Indonesia dengan dunia. Ini harus dimanfaatkan karena struktur ekonomi dunia sedang bergeser ke sektor jasa.

"Bali adalah contoh mesin pertumbuhan ekonomi baru yang bertumpu pada jasa. Ini modal kita melakukan lompatan besar,” ujar Anis.

Sebelumnya, relawan Anis Matta untuk pemilihan presiden 2019 se-Pulau Bali dideklarasikan pada 31 Maret di Lapangan Timur Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Selain orasi dan pentas seni, dalam deklarasi tersebut diadakan donor darah dan bazar kuliner.

Sumber: Republlika.co.id  | Editor; Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat