Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim Curhat ke Pemrov Riau tentang Kondisi Daerahnya.
Rabu, 28 Maret 2018 - 18:19:43 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim curhat ke Pemrov Riau tentang kondisi daerahnya.

Ia mengaku sangat prihatin dengan kecilnya alokasi anggaran yang dikucurkan untuk Kabupaten termuda di Riau itu.

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara Musrenbang RKPD Provinsi Riau Tahun 2018, bertempat di Ball Room, Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (28/3/2018).

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Dirjend. Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, Deputy Menteri Bappenas Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Ir. Arifin Rudiyanto, Forkopimda Riau, Ketua Parpol, Legislator, kalangan Akademisi dan Perbankan.

Di hadapan Plt. Gubernur Riau, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, mengungkapkan, sebagai sebuah Kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Riau yang mencapai 28.9 Persen, harusnya Meranti mendapat perhatian khusus.

Apalagi Meranti berada didaerah perbatasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan strategis Nasional, namun kenyataannya cukup menyedihkan, Meranti justru mendapat alokasi anggaran paling kecil baik dari APBD Provinsi Riau maupun APBN

Selain itu Meranti merupakan satu satunya Kabupaten Kepulauan di Riau, yang hingga saat ini masih terisolir karena hanya terbuka akses 4 jam sehari menggunakan angkutan laut, 2 jam menuju Pekanbaru, dan 2 jam menuju Batam, dan setelah pukul 2 siang Meranti tutup.

Lebih jauh dijelaskan Wakil Bupati, kepada Deputy Bappenas Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam serta seluruh pengambil kebijakan yang hadir dalam Musrenbang kali ini, Meranti juga merupakan kawasan Gambut yang berada di muara sungai Siak, berhadapan langsung dengan Selat Malaka dan Singapura yang hanya berjarak 90 KM.

Setiap harinya daerah yang berada di Selat Malaka, satu diantara pelabuhan terpadat didunia itu, dilalui oleh 400-500 Kapal yang lalu lalang dari seluruh dunia.

"Namun meski berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan negara tetangga Singapura dan Malaysia kondisi real sangat bertolak belakang, Meranti merupakan Kabupaten termiskin di Provinsi Riau," ujar Wakil Bupati H. Said Hasyim.

Ditetapkannya Meranti sebagai kawasan strategis Nasional sejauh ini, hanya simbol saja pasalnya belum satupun proyek strategis Nasional yang terealisasi di Meranti.

"Meski ditetapkan sebagai kawasan startegis Nasional namun belum ada satuun program strategis Nasional yang dijalankan," aku Wakil Bupati.

Adapun masalah strategis di Meranti yang sangat butuh perhatian dikatakan Wakil Bupati H. Said Hasyim, adalah keterbatasan infrastruktur, khususnya infrastruktur penghubung seperti jalan dan jembatan. Hal ini dinilai sangat krusial karena kondisi daerah yang berpulau menyebabkan sebagian besar Desa dan Kecamatan yang ada di Meranti terisolir.

"Bahkan ada salah satu daerah yang mana untuk menempuh perjalanan ke Kabupaten harus membawa uang 500 ribu rupiah sebagai ongkos P-P, itupun hanya bisa dilalui siang, jika ada orang sakit malam dan butuh perawatan bisa bisa keduluan meninggal," ungkap Wakil Bupati.

Selain itu masalah yang juga perlu menjadi perhatian Pemerintah Provinsi dan Pusat adalah, abrasi yang terus melanda daratan Meranti, yang mengancam batas teritorial Indonesia karena setiap tahun sepanjang 12 Meter daratan habis dimakan abrasi.

"Abrasi di Meranti sangat luar biasa, mengancam batas teritori negara, ini harus menjadi perhatian kita semua," paparnya.

Sejauh ini meski diberi angin segar, sebagai kawasan perbatasan, strategis Nasional, beranda terdepan Indonesia dan masuk kedalam Nawa Cita Presiden Jokowi. Pastinya Kabupaten Meranti belum merasakan perhatian dari Pemerintah Pusat. Untuk itu dihadapan jajaran Pemprov Riau dan perwakilan pemerintah pusat yang hadir. Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim kembali berharap Meranti lebih diperhatikan agar mampu mengejar ketertinggalan dan berdiri sejajar dengan Kabupaten lainya di Indonesia.

"Kami berharap kedepan Meranti mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat, tidak seperti saat ini meski sudah mengajukan berbagai proposal namun tetap saja Bankeu yang diperoleh Meranti paling kecil dibandingkan daerah lainnya," ucap Wabup, dengan nada kecewa. (raf).




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat