Anak Usia 3 Tahun Bertingkah Seperti Anjing, Psikolog: Bisa Sembuh
Minggu, 25 Maret 2018 - 13:48:04 WIB
|
Anak usia 3 tahun di Gorontalo yang bertingkah seperti anjing (Foto: dok. Istimewa/dtc)
|
SULUHRIAU- Sejak 4 hari terakhir, warga di Gorontalo dihebohkan dengan R (3) yang bertingkah seperti anjing. Pihak keluarga juga merasa kaget karena tingkah R.
Orang tua R bernama KD mengaku baru mengetahui anaknya bertingkah seperti anjing pada bulan Januari 2018. KD sempat mengira bahwa R awalnya hanya main saja.
"Saya kira dia cuma main-main. Jadi saya sering marah sama R. Tapi lama-lama saya sudah takut," kata KD di Gorontalo, Sabtu (24/3/2018).
KD mengakui bahwa R memang kerap bermain dengan anjing. Sebab, kediaman R terletak di pegunungan.
"Rumah saya di atas gunung. Ada berkebun. Jadi R hanya bermain dengan anjing, kambing atau bermain dengan ayam. R juga pernah digigit anjing di tangan sebelah kanan," jelas KD.
Keanehan tingkah R juga menjadi viral di media sosial. Menurut Kepala Desa setempat, terungkapnya tingkah laku R saat ia tengah berobat di Puskesmas Buhu yang tak jauh dari desa tempat R bermukim.
"Awalnya Januari, R hanya anfal satu kali selama sehari. Tapi sudah tiga minggu sudah sering anfal. Kalau R anfal tingkahnya berubah drastis. Mulai dari berjalan dengan mengunakan tangan. Makan sesuatu langsung mengambil dengan mulut. Bahkan R sering mencakar cakar tanah," ungkap kepala desa setempat, Yunus.
Psikolog Bisa Sembuh
Sementara itu, Lenny Samsudin, seorang Psikolog mendatangi kediaman R (3), bocoh asal Gorontalo yang bertingkah seperti anjing. Lenny mengatakan R bisa disembuhkan bila untuk sementara tidak berdekatan dengan anjing.
"R sebaiknya, tidak berdekatan lagi dengan anjing. Saya amati, kalau mendengar suara anjing, R selalu merespons secara cepat. Penyembuhan bisa melalui terapi dengan mengurangi suara anjing. Kalau perlu tidak berdekatan dengan anjing dulu,"ucap Lenny saat melihat R di Desa Iloponu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Minggu (25/3/2018).
Lenny menjelaskan pihaknya masih menelusuri faktor utama yang menyebabkan tingkah R berubah. Kejuujuran orang tua juga dibutuhkan untuk proses penyembuhan ini.
"Diakui KD ibu kandung R. R pernah digigit anjing. Terus seharian R sering bermain dengan binatang peliharaan di rumah. Mulai dai kambing, anjing hingga ayam. Di sinilah lingkungan orang tua dan keluarga sekitar sangat membantu penyembuhannya,"ujarnya.
Lenny optimistis R bisa sembuh. Warga sekitar juga diharapkan bisa memberikan repsons untuk membantu R dalam proses penyembuhan lebih cepat.
"Ini kasus pertama yang pernah saya tanggani. Saya optimistis bisa menyembuhkan R. Kita akan menstimulus selain suara anjing. Kita akan berikan dia edukasi atau permainan. Kita akan lakukan secara rutin,"kata Lenny sembari menambahkan proses penyembuhan akan dilakukan Senin (26/3) nanti di Rumah Sakit Ainun Habibe Limboto.
Sementara, Safrawaty Tuna, tim medis dari Puskesmas Buhu, yang menanggani R, mengaku sejak empat hari ini R diawasi tim medis. R juga sudah diberikan obat rabies.
"Anak ini akan terus kita pantau. Kami juga meminta orang tua untuk jangan terlalu memarahi R, dan R sudah kami berikan suntikan rabies. Karena orang tuanya mengaku R pernah digigit anjing," tegas Safrawaty.
Editor: Jandri : Sumber: detik.com
Komentar Anda :