Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Metropolis
Pemko Pekanbaru Gandeng Media Massa untuk KLA
Rosmawati: Sejumlah Daerah Riau Masih 'Tidur' Urus KLA
Kamis, 23 Maret 2018 - 12:00:58 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Mengatasi persoalan anak merupakan prioritas dari pusat  hingga ke abupaten/kota. Sebab itu, daerah berkewajiban memenuhi hak anak yang diukur dengan sejumlah indikator.

Namun sejauh ini, sejumlah daerah di Riau masih belum 'bangun' dalam upaya mewujudkan kota layak anak (KLA) di daerah masing-masing.

Kritik itu disampaikan Wakil Ketua Gugus KLA Pekanbaru, Dra Hj Rosmawati APT MSi saat menjadi nara sumber rapat Kerja bersama media massa dalam rangka Pekanbaru wejudkan KLA, Jumat (23/3/2018.

Acara yang dibuka Asisten III Setdako Pekanbaru, Burhanudin itu bertujuan bagaimana Pekanbaru ini menjadi Kota layak Anak yang meningkat dari kategori pertama ke katgori madya.

Ros yang juga mantan Kabid Perlindungan Anak, BP2AKB Provinsi Riau ini mengatakan, KLA yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.

Dalam Pasal 5 Peraturan Menteri PP dan PA Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator KLA menyebutkan setiap kabupaten/kota dapat dikategorikan sebagai KLA apabila telah memenuhi hak anak yang diukur dengan 24 indikator yang meliputi penguatan kelembagaan dan cluster anak.

Hingga kini sudah ada 409 kabupaten/ kota yang dinobatkan sebagai KLA se Indonesia.

Namun, di Riau daerah yang baru masuk dalam KLA yakni, Kota Pekanbaru, Dumai, Siak, Bengkalis dan Inhu. "Semetara daerah lain masih 'tidur' dalam mengurus hak anak ini," ujar Ros.

Dakuinya untuk menjadi daerah KLA, harus ada sinergitas antara instansi dan stakeholder. Pengalamannya selama ini, di beberapa daerah hal ini belum sepenuhnya berjalan. Banyak sektor atau claster yang menyangkut anak, misalnya di taman bermain, lingkungan perumahan, pelayanan di rumah sakit saat persalinan, termasuk di jalan-jalan yang masih terjadi ekploitasi anak. "Ini semua tanggungjawab bersama," katanya.

Peran media massa sangat besar membangun hal ini, karena banyak claster yang bisa dimasuki untuk dipublis di media massa dalam mendorong KLA.

Dengan dibentuknya Forum Wartawan KLA Pekanbaru, maka perlu dirancang sisi-sisi yang mesti diangkat agar terjadi percepatan Pekanbaru sebagai KLA.

Sementara itu, nara sumber dari Media GM Pekanbaru Pos Grup Khairul Amri mengatakan, media siap membantu dalam mendorong Pekabaru mewujudkan KLA. Namun tentu saja, semua instansi terkait dan stake holder juga sama visi dan persepsi dalam hal ini. "Media akan mengangkat sisi-sisi yang penting untuk KLA, tentu goalnya di instansi terkait," ujar Kkairul.

Sementara itu, Asisten III Pemko Pekanbaru Baharudin yang juga senada dengan Kepala DP2A Mahyudin mengatakan, akan berjuang untuk mewujudkan Pekanbaru KLA kategori madya. "Tentu kami perlu dukungan media massa, dengan demikian kita optimis tujuan akan tercapai," pungkasnya.  [chr,jan]




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat