Bupati Meranti, Kapolda Riau dan Danrem 031/WB Deklarasi Anti Hoax
Rabu, 21 Maret 2018 - 09:18:14 WIB
SULUHRIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti H Irwan M.Si bersama Kapolda Riau Brigjend Pol Nandang MH, Danrem 031/WB Kolonel TNI Agus Setia Raharjo serta Kepala Badan Inteligen Nasional (BIN) Daerah Riau Marskal Pertama Rahman Haryadi beserta para tokoh masyarakat dan Agama Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, mendeklarasi anti hoax.
Kegiatan yang dikemas dengan acara Tabligh Akbar dipusatkan di Halaman Masjid Ar-Rahmah, Jalan Banglas, Selatpanjang, Selasa (20/3/2018).
Turut hadir dalam acara itu, Danlanal Dumai, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Fauzy Hasan, Ketua LAM Meranti H. Muzamil, Al-Ustadz KH. Zamachsyari MA, Kapolres Kepulauan Meranti, Dandim Bengkalis, Kajari Meranti, Sekretaris Daerah Kep. Meranti, Ketua Majelis Kerapatan Adat Meranti H. Ridwan Hasan, Ketua MUI, tokoh agama/adat, masyarakat dan lainnya.
Kegiatan diawali dengan Tabligh Akbar oleh KH. Zamachsyari MA, yang memaparkan pentingnya kerjasama antara Umaro dan Ulama dalam menciptakan kedamaian dan kondusifitas daerah.
Salah satunya dalam mengantisipasi perbuatan hoax yang berpotensi menciptakan kerawanan sosial.
Deklarasi anti hoax ini juga dutandai dengan pembubuhan tanda tangan dari para bersama unsur pimpinan dan masyarakat.
Adapun deklarasi itu berisi 3 komitmen yakni menolak segala bentuk hoax, menolak segala bentuk provokasi isu Sara dan adu domba yang dapat memecah NKRI, serta mendukung Polri dalam penegakan hukum terhadap penyebab fitnah.
Menyikapi kegiatan itu, Bupati Kepulauan Meranti, menyambut baik kegiatan tersebut, dalam rangka mencibtakan keamanan dan kedamaian di Provinsi Riau khususnya diwilayah Kepulauan Meranti. Menurutnya perbuatan Hoax atau menyebarkan berita bohong sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan pecah belah dan adu domba.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari perbuatan hoax yang disampaikan melalui media sosial dan lainnya. Iapun juga mengajak ulama dan umaro saling bekerjasama meminimalisir perbuatan hoax dengan mengingatkan masyarakat.
Hal senada juga disampaikan oleh Kabinda Riau Marsma TNI AU Rahman Haryadi dan Kapolda Riau Brigjend Pol Nandang MH.
Kabinda Riau Rachman Haryadi mengungkapkan, dalam kehidupan sehari hari cukup sulit menghidari bohong atau perbuatan Hoax, namun semua tergantung kepada pribadi masing masing untuk menjaga diri dari perbuatan Hoax.
Kabinda Riau menjelaskan tugas institusi yang dipimpinya, yakni menghimpun informasi untuk disampaikan kepada pihak terkait didaerah hingga ke tingkat pusat. Sehingga kebijakan yang diambil oleh pemimpin dapat menciptakan keamanan, ketertiban dan kesejahteraan masyarakat.
Ia berpesan Meranti yang memiliki letak strategis dengan segala potensi yang dimiliki harus mampu dikelola dengan maksimal jika tidak ingin terus tertinggal. Oleh karena itu diperlukan kesiapan dari SDM dalam mengelola sumber daya yang ada, agar masyarakat Meranti dapat menjadi tuan rumah dinegeri sendiri.
Kapolda Riau Brigjend. Pol Nandang MH mengingatkan masyarakat untuk berhati hati menyebarkan Hoax di Media sosial dan lisan masyarakat, karena penyebar Hoax dapat dipidana dan bagi pendengar berita diminta untuk menganalisa dan mencari kebenarannya agar tidak terjadi tindakan yang salah.
Selain prilaku hoax Kapolda juga menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dalam kemajemukan masyarakat Indonesia. Ia mengharapkan dalm kehidupan berbangsa harus tercipta situasi yang aman dan nyaman, untuk mewujudkannya diperlukan peran aktif dari seluruh masyarakat karena hal itu tidak mutlak tugas dari Polisi, TNI maupun aparat hukum lainnya. "Cita cita bangsa tidak akan terwujud jika kemanan dan ketertiban belum tercipta," ucapnya.
Kapolda Riau juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan kerjasama dan gotong royong dalam membangun daerah. (raf]
Komentar Anda :