Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Cerita soal Bius yang Gagal Lumpuhkan Harimau Bonita
Minggu, 18 Maret 2018 - 16:08:43 WIB

SULUHRIAU, Inhil- Keberadaan Bonita, harimau Sumatera liar, masih misterius. Bonita sempat terkena tembakan bius tetapi menghilang.

Bonita memang tengah 'diburu' untuk dibius dalam upaya memindahkannya ke habitat yang lebih aman. Namun, saat tim mencari keberadaan Bonita yang terkena bius, harimau itu menghilang meski sempat muncul lagi pada Sabtu (17/3/2018).

Apa karena dosis bius untuk Bonita kurang?

"Di sini kan sudah ada tim medis, tentunya mereka sudah ahlinya, tapi ya kan namanya penggunaan efektivitas bius itu nggak sembarangan, biasanya kita lumpuhkan dulu sampai memungkinkan, kayak kemarin kan pada saat itu sudah memungkinkan untuk didekati sampai tertidur pulas setelah itu baru menggunakan bius yang lama," ujar Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono alias Haryono, ketika dihubungi, Minggu (18/3/2018).

Menurut Haryono, proses pembiusan dilakukan 2 kali. Bius pertama digunakan untuk melumpuhkan, kemudian bius kedua digunakan untuk upaya evakuasi. Saat Bonita menghilang, tim baru menggunakan bius pertama yang sifatnya melumpuhkan.

"Dua kali pembiusan, yang pertama melumpuhkan sampai tertidur, berikutnya untuk evakuasi itu pembiusan kedua yang jangka waktunya bisa 4 jam, jadi bukan karena biusnya nggak (cukup), biusnya sudah pas, cuma karena kondisi gelap, observasi dan kemampuan pantau kami sangat terbatas, karena faktor alam juga," ucap Haryono.

Sebelumnya tim berhasil menembakkan bius ke Bonita pada hari ke-73 dalam upaya penyelamatan satwa tersebut atau tepatnya pada Jumat, 16 Maret 2018. Saat itu, Bonita sempat terlihat dari jarak dekat dengan salah satu tim, tetapi kemudian menghilang.

Bonita merupakan harimau betina yang berkeliaran di perkebunan sawit di Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Bonita telah menewaskan 2 warga yaitu Jumiati dan Yusri. [dtc,jan]




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat