Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Harimau Bonita Bebas Berkeliaran, Timdu Siaga di 2 Posko
Kamis, 15 Maret 2018 - 09:40:17 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Harimau Bonita yang memangsa Jumiati dan Yusri di Inhil masih bebas berkeliaran meski telah dua bulan diburu.

Tim terpadu kini disiagakan di dua posko untuk menangkap harimau liar itu.

Tim terpadu ini dikoordinasikan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Tim terpadu melibatkan berbagai instansi mulai dari Polres, Kodim, Camat Pelangiran dan Pemkab Inhil, aktivis lingkungan, WWF Riau, Yayasan Asari, PKHS perusahaan hutan tanaman industri dan perkebunan sawit hingga masyarakat desa.

"Pembentukan tim terpadu ini merupakan hasil kesepakatan lintas instansi dalam mengatasi konflik harimau dengan manusia," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Kamis (15/3/2018).

Menurut Haryono, tim terpadu ini akan ditempatkan pada dua posko. Posko siaga pertama di lokasi perkebunan sawit PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) di kebun Eboni. Posko siaga kedua di dusun Sinar Danau.

"Posko siaga ini mulai diaktifkan hari ini (15/3) sampai dengan tujuh hari ke depan," kata Haryono.

BACA JUGA: Lagi, Warga di Inhil Tewas Diserang Harimau Liar

Tugas tim terpadu untuk menangkap dan mengevakuasi harimau sumatera ke pusat rehabilitasi. Selain itu, berupaya melakukan penenangan terhadap masyarakat yang berada di lokasi. "Tim juga akan meneruskan langkah-langkah yang sudah berjalan selama ini yang dilakukan tim di bawah koordinasi dari BBKSDA Riau," kata Haryono.

Haryono mengatakan akan dilakukan penambahan obat bius dan alatnya untuk menambah efektifitas operasi ini. Optimalisasi penggunaan box trap dan perangkap lain yang terkendali.

"Merangkul dan melibatkan masyarakat dalam upaya penangkapan dengan tetap dikoordinasikan dalam tim dan masuk dalam anggota tim. Akan ada penambahan personel Polri dan TNI dalam setiap kegiatan," kata Haryono.

BACA JUGA: Ini Kronologi Harimau Bonita Terkam Yusri di Inhil Hingga Tewas

BACA JUGA: Selain Mangsa 2 Manusia di Inhil, Harimau Bonita Juga Habisi Anjing

"Segala aktivitas penyelamatan harimau Bonita akan selalu dikoordinasikan dalam tim terpadu di bawah koordinasi BBKSDA Riau," ujar Haryono.

Sebagaimana diketahui, harimau Bonita ini telah menewaskan dua orang. Pertama Jumiati karyawan perkebunan sawit PT THIP tewas diserang macan buas itu pada 3 Januari 2018 lalu. Sejak kasus itu, BBKSDA Riau membentuk tim untuk menangkap Bonita.

Lebih dua bulan BBKSDA dibantu Polri dan aktivis dan warga belum juga berhasil menangkapnya. Alih-alih, pada Sabtu (10/3) Bonita kembali menyerang warga asal Kab Pelalawan bernama Yusri. Buruh bangunan itu tewas dengan luka di leher. Yusri asal kabupaten tetangga ini lagi mengerjakan bangunan sarang walet di Desa Tanjung Simpang, Inhil.

Dua hari setelah kematian Yusri, warga desanya marah. Ratusan warga Kab Pelalawan mendatangi posko BBKSDA Riau yang ada di lokasi konflik. Mereka mengancam bila selama tujuh hari tidak berhasil menangkap Bonita, mereka akan mencarinya dan membunuhnya. [dtc,jan]



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat