Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Metropolis
Terkait Tertib Ukur Disperdagin
Fabilah Sandi: Sfigmomanometer Juga Perlu Ditera Ulang
Rabu, 14 Maret 2018 - 09:19:27 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sehubungan dengan implemnatasi UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi, pihak Dinas Pergadagangan dan Perindistrian (Disperdagin) juga perlu menera ulang Sfigmomanometer.


Hal itu dikatakan Sekretaris Disperdagin Pekanbaru Fabilah Sandi dalam bincang-bincang dengan suluhriau.com, Selasa (13/3/2018).

Sfigmomanometer atau alat ukur tekanan darah seperti digunakan dokter yang memeriksa tekanan darah pasien, menurut Obet panggilan akrab Fadilah Sandi masuk dalam alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP).

Fadilah menyampaikan hal ini dalam konteks saat ini adanya kewenangan Disperdagin dalam melakukan tertib ukur timbangan, yang sebelumnya kewenangan ini dilaksanakan oleh Metrolgi Provinsi. "Kini kewenangan ini diserahkan ke pihak daerah kabupaten/kota," katanya.

Menurut Fadilah, jika menelisik kewenangan ini dan dikaitkan dengan Undang-undang perlindungan konsumen, maka Sfigmomanometer juga perlu ditera oleh DPP.

Alasannya, karena namanya alat ukur, ada masa-masa akurnya, karena sudah lama dipakai dan disebabkan yang lain juga, takar atau ukur bisa melest.

Bayangkan saja kata Obet, kalau saja Sfigmomanometer itu meleset, pasien yang tidak mengalami hiprtensi (darah tinggi), karena alat tidak akur tentu akan merugikan kepada sang pasien. "Seharusnya tidak   
embeli obat, harus membeli obat, karena terjadi alat yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya," katanya.

Sebab itu, dalam melakukan tertib ukur, banyak sekali sebenarnya menjadi objek untuk ditera DPP, seperti kilomter listrik PLN, timbangan pedagang, hydromter atau alat ukur BBM di SPBU dan lainnya.

Bahkan tegasnya lagi selain Sfigmomanometer, alat untuk menimbang emas (logam mulia) yakni dinamo meter atau timbangan neraca pegas juga perlu ditera.

"Tentu semua ini perlu dikkordinasi dengan pihak terkait dan yang terpenting yang melakukan peneraan adalah yang memiliki sertifikasi dalam hal ini, bukan semabarang petugas melakukannya. [chr,yas]




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat