Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Perakit Bom Thamrin: Target Saya Ngebom MPR dan DPR
Jumat, 09 Maret 2018 - 17:57:36 WIB

SULUHRIAU- Terpidana kasus bom Thamrin, Dodi Suridi, dihadirkan dalam persidangan terdakwa bom Thamrin Aman Abdurrahman alias Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarman.

Dalam kesaksiannya Dodi menyayangkan lokasi terjadinya bom Thamrin yang tidak sesuai dengan target ledakan.

Dodi mengaku kenal dengan pelaku bom bunuh diri yaitu Dian dan Azam. Dodi mengaku berperan sebagai pembuat case bom.

"Saya dimintai tolong untuk menggerinda tabung gas untuk bom Thamrin," kata Dodi di persidangan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).

Dodi membantu Dian dan Azam karena tidak ada pilihan lain. Dia ingin hijrah ke Suriah namun dihalang oleh pemerintah Indonesia, akhirnya dia memutuskan untuk membantu merakit bom agar dapat hijrah.

"Saya ingin hijrah karena dihalangi sama pemerintah Indonesia nggak boleh ke Suriah ya akhirnya Dian ngajak saya buat bom, dan saya mau daripada nggak bisa hijrah," ungkapnya.

Dodi mengatakan sebelumnya target Dian meledakkan bom rakitan itu di Kedutaan Besar Russia. Namun berpindah menjadi Polsek Polisi dan di salah satu kafe yang ada di Thamrin.

"Kenapa ngebomnya di Thamrin?" tanya jaksa Mayasari ke Dodi.

"Tanya eksekutornya. Saya nggak tahu orang rencananya di Kedubes Rusia malah di Thamrin, nggak bener itu," jawa Dodi.

Jaksa pun bertanya lagi mengenai lokasi bom yang tepat menurut Dodi. Dodi pun menjawab Gedung MPR dan DPR lah yang menjadi sasaran Dodi.

"Emang ngebom yang benar di mana?," tanya jaksa.

"Ya ngebom DPR dan MPR baru benar bukan Polsek atau Starbucks, kalau saya mah bomnya di MPR dan DPR," ucapnya.

Saat momen Dodi mengatakan keinginannya mengebom DPR dan MPR terlihat terdakwa Aman tertawa lepas di ruang sidang. Dia sesekali juga tampak berbisik dengan pengacaranya sambil melemparkan tawa.

Dodi mengungkapkan alasan dia membenci pemerintah karena dirinya merasa dihalangi saat ingin berhijrah ke Suriah.

"Kesatu karena keadilan, kedua saya ingin hijrah tapi saya dihalang-halangi," tutur dia.

Sebelumnya Ketua Majelis Hakim Akhmad Jaini bertanya mengenai kedekatan antara Aman dengan Dodi. Namun, Dodi menjawab tidak mengenal hanya sebatas pernah bertemu saat membesuk Aman di Nusakambangan itupun karena ikut rombongan.

"Saya tidak mengenal hanya pernah lihat beliau, waktu itu bertemu dalam rangka besukan bersama rombongan ustaz Fauzan," ucapnya dia.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat