Minggu, 22 September 2024 Pastikan Keamanan Penetapan Paslon Bupati-Wabup, Kapolres Kampar Cek Kesiapan di KPU | Pj Gubri Terima Audiensi Investor dari Enam Negara, Ajak Berinvestasi di Bumi Lancang Kuning | Pj Gubernur Riau Audiensi Tim Kementerian dan Lembaga Kemenko Marves RI | Pj Gubri Perbaiki Sejumlah Ruas Jalan di Pekanbaru, Pj Wako dan Tokoh Masyarakat Ucapkan Terima Kasih | Pj Gubernur Riau Tinjau Empat Ruas Jalan di Kota Pekanbaru | Pj Gubernur Riau Serahkan SK kepada 173 PPPK Guru di Rohil
 
 
☰ Politik
Pilpres 2019
Gatot hingga Anies Masuk Bursa Capres Alternatif
Minggu, 04 Maret 2018 - 14:13:00 WIB
[Foto dtc]

SULUHRIAU, Jakarta - Pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan masih ada capres alternatif lain di luar Presiden Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Nama-nama yang disebut adalah mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hendri pun sangsi jika duet Jokowi dan Prabowo bakal terwujud. Menurutnya pendukung Jokowi dan pendukung Prabowo berseberangan.

"Kalau jadi satu Jokowi Prabowo apakah akan menang belum tentu. Fans pro Jokowi kan banyak yang tidak suka Prabowo, kan tidak suka bingung juga. Sama juga fans Prabowo juga berpikir kok begini kan, jadi belum tentu menang Prabowo jadi satu (Jokowi)," tutur Hendri dilansir detikcom, Ahad (4/3/2018).

Hendri kemudian menyebutkan tokoh capres yang layak dipertimbangkan menjadi lawan Jokowi dan Prabowo di 2019, di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Gubernur NTB TGB Zainul, eks Ketua KPK Abraham Samad hingga Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Sebab bila ini terjadi kemungkinan Jokowi lanjut dua periode sangat besar berbeda bila lawan yang dihadapi Jokowi orang baru seperti Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, TGB Zainul Majdi, Ahmad Heryawan, Anies Baswedan, Mardani Ali Sera atau bahkan Abraham Samad," lanjut dia.

Saat ini Jokowi didukung lima partai seperti PDIP, NasDem, PPP, NasDem, dan Hanura. Sedangkan Prabowo mendapatkan dukungan dari partai PKS, dan Gerindra.

Sementara itu partai PAN, PKB, Demokrat hingga kini belum mendeklarasikan dukungannya. Namun, PAN yang merupakan partai koalisi pemerintah, diprediksi akan bergabung dengan oposisi. Sementara Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) juga masuk dalam bursa Pilpres 2019.

Menurut Hendri, Prabowo akan memainkan peran berbeda dalam Pilres 2019. Prabowo bisa saja mengusulkan sosok lain untuk melawan Jokowi.

"Prabowo akan memainkan peran yang berbeda Pilpres 2019, nah lagi-lagi kubu Jokowi lawannya Prabowo saja karena sangat mudah dikalahkan karena catatan sudah ada. Makanya ada usaha yang sistematis untuk tetap mendorong Prabowo sebagai lawan Jokowi di 2019," ucap Hendri.

Selain itu, Hendri juga mengatakan Wapres Jusuf Kalla (JK) harus dipertimbangkan dalam pembentukan poros baru. Sebab, simpatisan relawan JK juga sama dengan Jokowi.

"Poros baru yang dipimpin JK bisa saja muncul dan kuat. Sebab JK sebagai petahana juga memiliki sumber daya yang dimiliki Jokowi, jangan sampai tidak dihitung. Nah memang ada upaya keras dari kubu Jokowi supaya JK tidak lepas membentuk poros sendiri atau oposisi. Nah saat ini JK masih konsisten dukung Jokowi tapi politik kan dinamis," kata Hendri

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Pastikan Keamanan Penetapan Paslon Bupati-Wabup, Kapolres Kampar Cek Kesiapan di KPU
  • Dua Alumni SMA Olahraga Riau Atlet Ski Air Sabet 1 Emas dan 1 Perak di PON 2024
  • Bupati NatunaTerima Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2024 dari tvOne
  • Sebanyak 24 Pemilik Sasana Tinju di Kota Pekanbaru Dukung Edy-Bibra
  • Sadis, Pelaku Sekap Gadis Penjual Goreng dengan Mulut Tertutup Dibawa ke Atas Bukit, Diperkosa dan Dikubur
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pastikan Keamanan Penetapan Paslon Bupati-Wabup, Kapolres Kampar Cek Kesiapan di KPU
    02 Dua Alumni SMA Olahraga Riau Atlet Ski Air Sabet 1 Emas dan 1 Perak di PON 2024
    03 Bupati NatunaTerima Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2024 dari tvOne
    04 Sebanyak 24 Pemilik Sasana Tinju di Kota Pekanbaru Dukung Edy-Bibra
    05 Sadis, Pelaku Sekap Gadis Penjual Goreng dengan Mulut Tertutup Dibawa ke Atas Bukit, Diperkosa dan Dikubur
    06 Dimangsa, Kepala Kakek 68 Tahun di Rohil Ditemukan Dalam Perut Buaya
    07 Kapolda Apresiasi Cipayung Plus Riau Dukung Pilkada Damai-Gembira 2024
    08 Disergap Satnarkoba Polres Kampar, Warga Muara Jalai tidak Berkutik
    09 Bersama Personil TNI, Lapas KLS IIB Pasir Pengaraian Lakukan Perawatan Senjata Api
    10 Gedung Tiga Dinas di Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru Tenayan Raya Terbakar Hebat
    11 Tim Formatur Hasil Kongres II SMSI Rampungkan Penyusunan Kepengurusan Periode 2024-2029
    12 Kapolres Kampar Gelar Coffee Morning dengan KPU-Bawaslu serta Papaslon Bupati- Wakil Bupati Kampar
    13 Hafit Syukri: Pasangan Indah Sangat Cocok Pimpin Rohul
    14 KPU Kampar Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT Pilkada Serentak 2024
    15 Hukum Bank ASI Dalam Presfektif Hukum Islam
    16 11 Hari Pelarian, Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Goreng Akhirnya Ditangkap dan Digelandang Polisi
    17 KPU Kampar Gelar Rakor Persiapan Tahapan Kampanye dan Dana Kampanye Pilkada 2024
    18 DPRD Riau Periode 2024-2025 Bentuk 8 Fraksi, PPP dan PAN Bergabung
    19 HPN Tahun 2025 Ditetapkan di Provinsi Riau
    20 FKUB Pekanbaru Sambut Hangat Silaturrahmi Bapaslon Wako-Wawako IDAMAN
    21 KPU Riau Gelar Rakor Persiapan Kampanye dan Pengelolaan Dana Kampanye
    22 Digelar di MIN 3, Kasubbag TU Kemenag Buka Lomba Final Tahfizh Al-Qur’an Juz 30 Tingkat MI Se Pekanbaru
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat