Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Suka Berkubang, Harimau Sumatera Tertangkap Kamera di Hutan
Minggu, 04 Maret 2018 - 13:52:30 WIB

SULUHRIAU- Seekor harimau Sumatera tertangkap kamera trap yang dipasang World Wildlife Fund (WWF) Indonesia di belantara hutan Aceh. Dalam rekaman video, satwa dilindungi ini diketahui juga suka berkubang.

WWF Indonesia mengunggah video berdurasi 45 detik itu pada akun twitter resmi mereka. Ada beberapa frame gambar yang memperlihatkan tingkah harimau ini hidup di hutan Aceh. Pada awal video, hewan loreng ini melintas di depan kamera dan sesekali berlarian. Sementara di bagian akhir, harimau terlihat sedang 'mandi' dalam sebuah kubangan.

"Lagi! Harimau Sumatera tertangkap kamera sedang beraktivitas di hutan, Aceh. Tampak dari rekaman tersebut, satwa dengan nama latin panthera tigris sumatrae ini melintas dan juga suka berkubang," tulis WWF sebagai keterangan pada video yang diunggahnya.

WWF Indonesia mengajak masyarakat untuk menyelamatkan kucing yang khas dengan loreng tersebut. Konflik manusia dengan harimau serta aksi perburuan dinilai menjadi ancaman serius terhadap keberadaan satwa ini.

"Siapa sangka, kegagahan Harimau Sumatera diintai ancaman perburuan, perdagangan ilegal, dan alih fungsi hutan yang membuatnya kehilangan rumah," cuit WWF.

"Tidak hanya itu, konflik antara harimau Sumatera dan manusia juga menjadi ancaman serius lain bagi kucing yang khas dengan lorengnya ini," lanjut WWF dalam salah satu cuitannya.

Saat dikonfirmasi, Communication Officer WWF Indonesia Program Aceh, Chik Rini, mengatakan, harimau tersebut terekam dalam kamera trap yang dipasang WWF di Aceh sejak 2013 silam. Sampai saat ini ada 20 unit kamera trap yang dipasang WWF di Tanah Rencong.

"Terekam mulai 2014 sampai 2017. Lokasi (harimau terekam ini) di wilayah hutan Leuser," kata Chik Rini dilansir detikcom, Ahad (4/3/2018).

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo, menyebutkan, populasi harimau Sumatera di Aceh saat ini diperkirakan sekitar 150 hingga 250 ekor. Satwa ini paling banyak ditemukan di wilayah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

"Paling banyak di TNGL, kisaran 100 ekor," jelas Sapto saat dikonfirmasi terpisah.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat