Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Dari Dialog Publik Ditaja DPD RI
Pembangunan Sektor Pariwisata Riau Dikritik, Viator: Sampai Mana Hasilnya?
Jumat, 02 Maret 2018 - 14:25:57 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pembangunan sektor periwisata yang diklaim Pemrov Riau menjadi sektor andalan setelah makin surutnya potensi sumber daya alam (SDA) Riau dikiritik.

Kritikan ini disampaikan pemerhati ekonomi Riau DR Viator Butar butar dalam forum dialog publik yang ditaja anggota DPD RI Hj Instiawaty Ayus SH, MH di Hotel Whiz Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (1/3/2018) kemarin.

Menurut dosen ekonomi ini, sampai saat ini, sektor kepariwisataan yang digembar-gemborkan bahkan termasuk dari sisi kebudayaan, masih suit diukur progres pembangunan itu.

Ia mengatakan, beberapa potensi wisata, baik alam maupun situs-situs budaya, packaging (kemasannya) saja tidak terurus. "Bagaimana menonjolkan yang baru," ujarnya.

Viator menduga, program sektor ini dibuat tidak melalui kajian matang. Lalu ketika ada yang mempertanyakan, pihak yang membuat program ini dengan mudah menjawab," Ah, inikan tidak bisa mengukur hasilnya sekarang, butuh waktu," kata Viator mengilutrasikan.

Banyak situs-situs budaya, yang sejak berabad-abad lamanya berada di Riau ini yang bisa kemas sebagai icon wisata, tidak didukung sarana dan prasarana. "Kalau begini bagaimana mengangkat kinerja ekonomi Riau di sektor ini," katanya.

Akibatnya, di sektor ini juga belum bisa mengangkat ekonomi masyarakat, bahkan pertumbuhan ekonomi Riau, menurut Viator terendah se Sumatera yakni hanya 2,71 persen dari 4,48 persen se Sumatera. "Ini akibat ketidakberanian Pemprov dalam membuat regulasi juga," katanya.

Sementara itu, anggota DPD RI asal Riau, Isntiawati Ayus mengatakan, harmonisasi, komunikasi dan koordinasi antar pihak dari pemerintahan terendah di daerah hingga ke pusat belum terjalin baik. Termasuk soal pembangunan sektor pariwisata ini.

Iin panggilan akrab Instiawati Ayus menyampaikan salah satu contoh sektor tardisi atau budaya Pacu Jalur Taluk Kuantan, Kuansing, yang sampai saat ini di arena tempat nonton atau tribun penonton juga tidak menarik, dan banyak sana sini yang belum dibangun. "Dua kali saya jumpa dengan Bupati Kuansing (Mursini-red) menyampaikan DPD siap menjembatani  untuk bantuan pembangunan tribun pacu jalur, tidak ada tindaklanjut," katanya.

Padahal tradisi ini sudah berabad, sudah ada sejak dulu dan sudah menjadi agenda tahunan, tetapi masih saja kondisi seperti ini. "Apa yang mau diwujudkan program kepariwisataan ini, yang ada saja tidak bisa diselesaikan dengan baik, bagaimana yang baru," katanya.

Instiawati juga menyampaikan pengalamannya saat berkunjung ke lokasi wisata Guruh Gemurai di Lubuk Jambi, Kuansing, menurut senator yang rajin turun ke daerah ini, kondisinya sama saja, "Tidak terurus," katanya.

Hal yang sama juga terjadi di Candi Muara Takus, di Kampar. Situs ini juga sudah berabad ada, tapi nyaris tidak didukung dengan packaging yang baik.

Walaupun menurut salah seorng pengurus Yayasan yang berhubungan dengan masalah Budaya di Kampar, Amirullah sejak mulai disosialisasikan beberapa tahun ada peningkatan kunjungan ke situs tersebut. Namun, tentunya tidak sebatas ini. "Jadi memang sektor kepariwisataan dengan potensi yang ada, perlu serius, tidak hanya sebatas program saja," katanya berpendapat.

Kegiatan dialog publiknya ini DPD RI melalui Senator asal Riau Instiawati Ayus bekerjasama dengan Wartawan Parlemen Riau (WPR) DPRD Riau.  [chr]



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat