Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Sosial Budaya
Dari Dialog Publik Ditaja DPD RI
Pembangunan Sektor Pariwisata Riau Dikritik, Viator: Sampai Mana Hasilnya?
Jumat, 02 Maret 2018 - 14:25:57 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pembangunan sektor periwisata yang diklaim Pemrov Riau menjadi sektor andalan setelah makin surutnya potensi sumber daya alam (SDA) Riau dikiritik.

Kritikan ini disampaikan pemerhati ekonomi Riau DR Viator Butar butar dalam forum dialog publik yang ditaja anggota DPD RI Hj Instiawaty Ayus SH, MH di Hotel Whiz Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (1/3/2018) kemarin.

Menurut dosen ekonomi ini, sampai saat ini, sektor kepariwisataan yang digembar-gemborkan bahkan termasuk dari sisi kebudayaan, masih suit diukur progres pembangunan itu.

Ia mengatakan, beberapa potensi wisata, baik alam maupun situs-situs budaya, packaging (kemasannya) saja tidak terurus. "Bagaimana menonjolkan yang baru," ujarnya.

Viator menduga, program sektor ini dibuat tidak melalui kajian matang. Lalu ketika ada yang mempertanyakan, pihak yang membuat program ini dengan mudah menjawab," Ah, inikan tidak bisa mengukur hasilnya sekarang, butuh waktu," kata Viator mengilutrasikan.

Banyak situs-situs budaya, yang sejak berabad-abad lamanya berada di Riau ini yang bisa kemas sebagai icon wisata, tidak didukung sarana dan prasarana. "Kalau begini bagaimana mengangkat kinerja ekonomi Riau di sektor ini," katanya.

Akibatnya, di sektor ini juga belum bisa mengangkat ekonomi masyarakat, bahkan pertumbuhan ekonomi Riau, menurut Viator terendah se Sumatera yakni hanya 2,71 persen dari 4,48 persen se Sumatera. "Ini akibat ketidakberanian Pemprov dalam membuat regulasi juga," katanya.

Sementara itu, anggota DPD RI asal Riau, Isntiawati Ayus mengatakan, harmonisasi, komunikasi dan koordinasi antar pihak dari pemerintahan terendah di daerah hingga ke pusat belum terjalin baik. Termasuk soal pembangunan sektor pariwisata ini.

Iin panggilan akrab Instiawati Ayus menyampaikan salah satu contoh sektor tardisi atau budaya Pacu Jalur Taluk Kuantan, Kuansing, yang sampai saat ini di arena tempat nonton atau tribun penonton juga tidak menarik, dan banyak sana sini yang belum dibangun. "Dua kali saya jumpa dengan Bupati Kuansing (Mursini-red) menyampaikan DPD siap menjembatani  untuk bantuan pembangunan tribun pacu jalur, tidak ada tindaklanjut," katanya.

Padahal tradisi ini sudah berabad, sudah ada sejak dulu dan sudah menjadi agenda tahunan, tetapi masih saja kondisi seperti ini. "Apa yang mau diwujudkan program kepariwisataan ini, yang ada saja tidak bisa diselesaikan dengan baik, bagaimana yang baru," katanya.

Instiawati juga menyampaikan pengalamannya saat berkunjung ke lokasi wisata Guruh Gemurai di Lubuk Jambi, Kuansing, menurut senator yang rajin turun ke daerah ini, kondisinya sama saja, "Tidak terurus," katanya.

Hal yang sama juga terjadi di Candi Muara Takus, di Kampar. Situs ini juga sudah berabad ada, tapi nyaris tidak didukung dengan packaging yang baik.

Walaupun menurut salah seorng pengurus Yayasan yang berhubungan dengan masalah Budaya di Kampar, Amirullah sejak mulai disosialisasikan beberapa tahun ada peningkatan kunjungan ke situs tersebut. Namun, tentunya tidak sebatas ini. "Jadi memang sektor kepariwisataan dengan potensi yang ada, perlu serius, tidak hanya sebatas program saja," katanya berpendapat.

Kegiatan dialog publiknya ini DPD RI melalui Senator asal Riau Instiawati Ayus bekerjasama dengan Wartawan Parlemen Riau (WPR) DPRD Riau.  [chr]




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat