Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Metropolis
Mawardi : Pekanbaru Tidak Layak Huni Berita Hoaxs
Rabu, 14 Februari 2018 - 19:00:25 WIB

SULUHRIAU- Pekanbaru- Beredarnya berita di bebarapa media termasuk di media sosial (medsos) yang menyebutkan Pekanbaru tidak layak huni di Indonesia, merupakan berita hoax (bohong)

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Layanan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, Mawardi, SAg, Rabu (14/2/2018)

Dikatakan Mawardi, setelah dicek dsn diperbadingkan dengan data yang didapatnya,  berita yang beredar menyebutkan Kota Pekanbarubtak layak huni diduga faktanya telah diplintir dari dari hasil survey Indonesia Most Livable City (MLCI) 2017 yang dilakukan Ikatan Ahli Perencana (IAP).

Dikatakan Mawardi, sejak beredar Februari 2018 lalu, yang menempatkan Pekanbaru sebagai kota yang tidak nyaman dan tidak layak huni di Indonesia dengan sumber info disebut Kementerian Agraria,  Walikota Pekanbaru  DR H.Firdaus ST. MT memerintahkan Dinas Kominfo Kota Pekanbaru untuk melakukan penelusuran terhadap kebenaran informasi ini.

Atas perintah langsung ini, Dinas Kominfo  melakukan penelusuran secara manual dan konvensional kepada pihak agraria yang disebut-sebut dalam berita itu. "Kenyataannya pihak Agraria menolak dan membantah telah menerbitkan penetapan rangking kota layak huni dan tidak layak tersebut. Dan penelusuran lainnya akhirnya ditemukan bahwa penetapan Kota layak dan tidak layak huni itu dikeluarkan IAP, dengan bukti berita yang terbit di salah satu media nasional yang menyebutkan bahwa dari survey yang dilakukan IAP menyebutkan bahwa Kota Solo masih menempati posisi sebagai Kota yang paling nyaman di Indonesia," katanya.

Sesuai berita resmi tersebut katanya, juga disebutkan bahwa survey yang dilakukan di tahun 2017  tersebut dengan cara memilih 26 yang dinilai layak huni di Indonesia dari 98 Kota yang ada di Indonesia, yang artinya Pekanbaru justru dinilai dalam kelompok Kota pilihan layak huni bersama Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makasar.
“Dari 26 Kota tersebut, Solo berada pada Indeks 66,9 dengan sebutan kota paling nyaman diantara 26 kota yang nyaman yang masuk dalam survey, sedangkan Pekanbaru berada pada indeks 57.8  dengan indeks terendah 55.7  untuk Kota Makasar, Namun yang perlu dicatat 26 Kota yang disurvey tersebut adalah kota nyaman dan layak huni di Indonesia dari 98 kota yang ada.

Hanya saja disesalkan Mawardi bahwa indeks kota layak Huni tersebut, diduga dipilintir oleh pihak dan oknum tertentu di Riau, dimana indeks Pekanbaru  yang berada di bawah Solo bersama 9 Kota lainnya malah disebut dan diumumkan sebagai kota paling tidak nyaman di Indonesia.

“Seharusnya survey yang menggunakan sistim sampel  tidak bisa  menghasilkan peringkat.  Saat survey Pekanbaru dipilih sebagai sampel bersama 25 Kota layak huni dan Kota besar lainnya di Indonesia, tetapi output dari survey itu justru menghasilkan peringkat, dimana suvey dan responden yang diambil juga tidak proporsional dengan menyebar angket kepada 100 orang warga Kota yang berpenduduk 1.1 juta jiwa.  Ini sudah tidak sesuai dengan metedologi akademik penelitian,’’ ujar Mawardi.

Ditambahkan Mawardi lagi, bahwa  disini terlihat betapa penyebaran informasi itu sangat bertolak belakang dengan fakta yang ada, dan begitu banyak fakta yang terbantahkan.

“Pekanbaru dalam tujuh tahun terakhir telah meraih berbagai prrestasi yang sangat membanggakan, seperti, Pekanbaru 4 Tahun berturut-turun ditetapkan sebagai Kota Tujuan investasi terbaik di Indonesia dari kajian Depdagi, Bappenas, dan media grup Nasional, Kalau Kota ini tidak nyaman dan tidak layak huni, maka musthail para pelaku usaha berminat  berinvestasi di Kota ini,’’ ujar Mawardi.

Fakta lainnya menurut Mawardi, Pekanbaru menurut indeks dari Bank Indonesia adalah Kota yang perputran uang nomor satu di luar pulau Jawa, maka kalau kota ini tidak nyaman, sangat mustahil terjadi perputran uang dan ekonomi yang sangat besar.

“Kita tahun bahwa ada tujuh hal yang dinilai di dalam MLCI 2017. Mulai dari kualitas lingkungan, dukungan fungsi ekonomi, sosial, dan budaya kota, serta partisipasi masyarakat dalam pembangungan. Berikutnya ketersediaan ruang publik sebagai wadah berinteraksi antar komunitas, serta keamanan dan keselamatan.

Ketersediaan kebutuhan dasar meliputi perumahan yang layak, air bersih, jaringan listrik, sanitasi hingga ketercukupan pangan. Terakhir, ketersediaann fasilitas umum dan fasilitas sosial, seperti transportasi umum, taman, hingga fasilitas kesehatan, tetapi semua itu dapat terpenuhi di Kota Pekanbaru dengan mudah, murah dan cepat.

Mawardi juga secara halus menyebutkan, bahwa  dari informasi yang berkembang di media-media nasional bahwa  berita dan indeks kota ternyaman ini dikeluarkan pada tanggal 1 Februari 2018 tersebut  adalah salah satu gerakan  menggedor 100 hari kinerja Anies-Sandi di Jakarta,  tetapi kemudian  ada pihak yang memanfaatkan untuk menjatuhkan Pekanbaru karena Walikotanya maju pada Pilgubri 2018.

“Sayang Sekali, hasil dan dan tujuan survey ini  sudah dipilintir dan disalahgunakan oleh pihak tertentu sehingga menjadi berita bohong,’’ pungkas Mawardi. (rls,chr)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat