Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Menelisik Penyebab Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Emen
Senin, 12 Februari 2018 - 08:48:28 WIB

SULUHRIAU- Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Ahad (11/2/2018).


Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Prahoro Tri Wahyono mengatakan, olah TKP dilakukan selama tiga jam. "Dari hasil keterangan sang sopir, memang ada kendala remnya blong," ujarnya, Ahad.

Menurut Prahoro, sopir yang diketahui bernama Amirudin (32 tahun) itu mengaku sudah menyampaikan permasalahan rem kepada manajemen. Keluhan disampaikan saat bus berada di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Namun, Amirudin justru diarahkan oleh manajemen untuk mengakali masalah tersebut, padahal yang bersangkutan tidak memiliki keahlian mekanik. "Ternyata ada kebocoran di selangnya," kata Prahoro.

Seiring pengakuan sopir, Prahoro memastikan Polda Jabar akan memanggil manajemen bus, yaitu Perusahaan Otobus (PO) Premium Passion yang berkantor di Bogor. Kendati begitu, dia belum bisa berspekulasi terkait pembiaran dari pihak manajemen di balik peristiwa nahas tersebut.

"Sopir sudah dimintai keterangan dan statusnya tersangka. Kita mendalami lagi semua pihak, termasuk manajemen dan pihak lainnya yang terlibat," ujarnya.

Sampai berita ini ditulis, Amirudin masih mendapatkan perawatan di Klinik Kesehatan Kepolisian Resor Subang. Sopir yang merupakan warga Kampung Laladon, RT 01, RW 01, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, diawasi ekstraketat oleh petugas Polres Subang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih terus memantau perkembangan kecelakaan maut di Tanjakan Emen. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, Kemenhub sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat dan telah menerima beberapa laporan.

Menurut Budi, bus yang mengalami kecelakaan di Subang dipelihara langsung oleh mekanik yang menangani. "Kalau kendaraan itu, saya tanya ke pemilik di Bogor, mobilnya bagus, premium, dan baru," kata Budi, Ahad.

Ia menambahkan, berdasarkan laporan yang dihimpun, bus baru melakukan uji kir pada 4 Oktober 2017. Oleh karena itu, Budi menampik jika kondisi bus tidak laik jalan. "Jadi, kalau menurut saya, kalau dari faktor kendaraan, kecil kemungkinan," ujarnya.

Budi menilai kondisi cuaca bisa menjadi pemicu kecelakaan. Sebab, di lokasi saat kecelakaan maut terjadi tengah turun hujan dan terdapat kabut di sekitar lokasi. Kemiringan jalan pun ekstrem meski kondisi jalan bagus.

Hal senada disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. "Kecelakaan lalu lintas memang biasanya karena mobilnya tidak baik, tetapi ini mobilnya dikir," kata Budi, Ahad. Ia mengaku sudah menugaskan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

Bus pariwisata Premium Passion dengan nomor polisi F 7959 AA mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen, Sabtu (10/2), sekitar pukul 17.00 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan 27 orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka.

Dimakamkan

Sebanyak 25 korban meninggal dunia akibat kecelakaan di Tanjakan Emen dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Legoso. Mereka dimakamkan di satu lokasi secara bersama-sama di TPU yang berada di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (11/2) siang.

"Jajaran pemerintah pun sudah menyediakan makam di TPU setempat," ujar Kapolsek Ciputat Komisaris Polisi Donny Setiawan.

Sedangkan, korban selamat yang menjadi penumpang dua bus lain pun telah tiba di Kelurahan Pisangan, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Anggota rombongan yang selamat itu sekitar 100 orang. Mereka umumnya ibu-ibu anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan, berbagai upaya akan pemkot lakukan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang menjadi korban. "Kita berharap semuanya diberikan ketabahan dan yang luka cepat disembuhkan," katanya.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat