Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Anak yang Hilang di Argentina ini Ditemukan Polisi di Toraja Sulsel
Rabu, 07 Februari 2018 - 07:26:54 WIB

SULUHRIAU- Polisi menemukan anak berkewarganegara lan Argentina, Alum Lagone Avalus (7) yang sebelumnya dinyatakan hilang dan masuk dalam pencarian interpol.

Bocah tersebut ditemukan di wilayah Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama ayah kandungnya yang dianggap menculiknya.

"Polres Tana Toraja langsung menindak lanjuti LP tersebut dengan melakukan upaya pencarian dalam waktu 2x24 jam dan berhasil menemukan anak tersebut yang ditemani oleh ayah kandung bernama Jorge Langone dan pasangan nya bernama Candela Gutierrez bertempat di Wisma Sallebayu Restaurant & Bungalows Kelurahan Panta'nakan lolo kec. Kesu' kabupaten Toraja Utara," ujar Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/2/2018).

Saat ditemukan, Julianto mengaku sempat berbicara dengan anak dan ayah yang diduga membawa kabur putrinya ke Indonesia tersebut.

Dia menjelaskan, awalnya pihaknya menindaklanjuti Red Notice yang diterima oleh Polda Sulsel soal pencarian bocah peremuan tersebut. Red Notice ini kemudian disebarkan oleh Kapolda Sulsel untuk ditindaklanjuti oleh seluruh jajarannya.

Sang ayah dianggap menculik Alum saat berada di sekolah oleh ibu kandungnya. Alum yang masih berusia tujuh tahun dibawa keluar dari Argentina. "Bolivia, Brasil, Malaysia hingga masuk ke Indonesia melalui Batam. Perjalanan di Indonesia mereka mulai Batam ke Jakarta, Enrekang sampai akhirnya mereka berada di Toraja," kata Julianto.

Kapolres sempat memberikan izin wartawan untuk berkomunikasi langsung dengan Alum melalui sambungam telepon. Uniknya, Alum justru merasa tidak diculik. "Saya tidak diculik, tapi saya ingin mengikuti ayah. Saya suka bersama ayah," kata Alum dalam bahasa Inggris.

Ayah Alum, Alum dan Pasangan Ayahnya pun diserahkan ke Polda Sulsel. Sebelumnya, Polri sebagai anggota Interpol menerima dua notice terkait kabar hilangnya seorang anak berusia tujuh tahun dari Argentina yang diduga berada di Indonesia. Dua notice tersebut berupa yellow notice dan red notice.

"Satu yellow notice  itu untuk anak tersebut yang berumur tujuh tahun, yang kedua ada red notice untuk orang tua yang patut diduga telah melarikan anaknya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (5/2) lalu.

Sang anak yang bernama Alum, diduga diculik oleh ayahnya sendiri dan dilaporkan oleh ibunya. Martinus menjelaskan, hal ini adalah persoalan keluarga yang kemudian dilaporkan sebagai tindak pidana di kepolisian Argentina. Kemudian kepolisian Argentina melaporkan ke interpol untuk diterbitkan red notice.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat