Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Tolak Plt Gubernur dari Polri, Fahri Hamzah Minta Mendagri Berdayakan PNS Eselon I
Sabtu, 27 Januari 2018 - 07:12:00 WIB

SULUHRIAU- Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengkritik sikap Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengusulkan dua pejabat perwira tinggi Polri menjadi Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Usulan Mendagri itu untuk mengisi kekosongan kursi gubernur di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Pemilihan perwira tinggi Polri dengan alasan untuk mengantisi keamanan di daerah rawan Pilkada.

Fahri Hamzah mengatakan kerawanan Pilkada tidak bisa dijadikan alasan oleh Mendagri untuk menunjuk perwira tinggi Polri sebagai Plt Gubernur. Jika satu daerah dianggap rawan saat Pilkada, kata Fahri, justru semestinya kepala daerah harus dijaga agar netral dan independen.

Apalagi, Fahri menyebut salah satu bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat yaitu Anton Charliyan berasal dari Kepolisian. Ia pun menyarankan Presiden Joko Widodo menolak usulan Mendagri itu.

"Di satu sisi Pemerintah ingin mengantisipasi keamanan, di sisi lain publik mencemaskan adanya tindakan yang tidak netral dari aparat. Kita bahwa Polri atau TNI punya jalur komunikasi yang sangat efektif. Saya kira begini, Pemerintah harus datang ke DPR dengan penjelasan yang komprehensif. Betulkah tidak ada pelanggaran Undang-undang?" kata Fahri di Komplek Parlemen RI, Jumat (26/1/2018).

Fahri mengatakan, penunjukan perwira tinggi Polri menjadi Plt Gubernur bisa menimbulkan kecemburuan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia menyarankan agar Plt Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara berasal dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Di Pemda itu banyak pejabat Eselon 1 yang bisa diberdayakan. Begitu juga di Kementerian juga banyak Eselon 1 yang bisa diberdayakan. Di Setneg dan Setkab juga ada banyak Deputi," kata Fahri.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebelumnya mengusulkan dua perwira tinggi Polri berpangkat inspektur jenderal untuk mengisi kekosongan kursi gubernur di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Asisten Operasi Kapolri, M Iriawan diusulkan menjadi Plt Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heriyawan yang akan lengser 13 Juni mendatang. Sedangkan, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Martuani Sormin sebagai Plt Gubernur Sumatera Utara menggantikan Tengku Erry Nuradi yang berakhir masa jabatan pada 17 Juni 2018.

Usulan itu masih menunggu persetujuan dari Presiden melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Pada Pilkada 2018, terdapat 17 provinsi yang akan menggelar pemilihan gubernur. Sebanyak 12 provinsi di antaranya berakhir masa jabatan pada 2018 dan lima provinsi berakhir masa jabatan 2019.

Provinsi yang kepala daerahnya berakhir masa jabatan pada 2018 antara lain:

Kalimantan Barat (14 Januari 2018),
Sulawesi Tenggara (18 Februari 2018),
Sulawesi Selatan (8 April 2018),
Papua (9 April 2018),
Jawa Barat (13 Juni 2018),
Sumatera Utara (17 Juni 2018),
NTT (16 Juli 2018),
Jawa Tengah (23 Agustus 2018),
Bali (29 Agustus 2018),
NTB (17 September 2018),
Sumatera Selatan (7 November 2018),
Kalimantan Timur (17 Desember 2018).

Sedangkan provinsi, dimana gubernur berakhir masa jabatan pada 2019 adalah:

Riau (19 Februari 2019),
Jawa Timur (12 Februari 2018),
Maluku (10 Maret 2018),
Lampung (2 Juni 2019), dan
Maluku Utara (6 Juni 2019).


Sumber: KBR.id | Editor Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat