Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
Warga Digigit Kucing,
Petugas Distankan Vaksin Rabies Kucing di Perumahan Putri Tujuh
Kamis, 11 Januari 2018 - 07:30:58 WIB
drh Rita dan Yudi dari Distankan Pekanbaru melakukan vaksin rabies ke kucing di Perumahan Putri Tujuh

SULUHRIAU, Pekanbaru- Petugas bidang penanganan hewan Dinas Pertanian Perikanan Pekanbaru menyisir melakukan vaksinasi rabies terhadap kucing di perumahan Putri Tujuh.

Vaksinansi rabies pada hewan penular rabies (HPR) ini dilakukan menyusul adanya kasus gigitan kucing peliharaan pada seorang warga Putri Tujuh, RW 03 Kelurahan Sidomulyo, Barat, baru-baru ini.

Menurut Kasi Keswan dan Kesmavet Distankan Pekanbaru, Herlandra, apabila hewan menggigit itu mengidap rabies, maka paling lama 14 hari HPR (anjing, kucing dan kera-red) mati.

Namun, walaupun hewan (kucing) menggigit warga tersebut, hingga berakhir observasi tidak mati, menurut staf Bidang Peternakan Pekanbaru drh Rita yang turun langsung bersama petugas drh Yudi, mengatakan, vaksinasi rabies kucing itu tetap diperlukan.

Dari penyisiran kucing-kucing peliharaan dan liar di wilayah RW 03 RT 5, 6 dan 7 Sidomulyo Barat, Rabu (10/1/2018), ada sebanyak 26 kucing divaksin rabies.

Menurut Rita, jumlah ini cukup lumayan dalam penyisiran program vaksinasi HPR yang membawa dampak pada masyarakat. Dikatakan, wilayah Kecamatan Tampan, tidak terlalu tinggi kasus gigitan HPR, berbeda dengan di Rumbai, Marpoyan Damai, Tenayan Raya dan Payung Sekaki. "Ada memang sejumlah kasus, tapi yang tinggi di Rumbai," katanya," Kamis (11/1/2018).

Vaksinasi terhadap HPR ini idealnya dilakukan minimal sekali enam bulan, dan maksimal sekali 1 tahun. Menurut Rita, setelah vaksinasi ini maka pihaknya akan melakukan vaksinasi paling lama tahun depan. Namun demikian, ini tergantung situasi tentang tingkat endemis kasus rabies di suatu wilayah.

Sementara itu, salah seorang warga Jl Pastoran, Palas-Rumbai Pekanbaru Karantina, S mengaku mengalami kasus gigita kucing yang menimpa anaknya.

Masalah inipun diadukan ke Distankan Pekanbaru. Ia mengatakan, di wilayah tersebur kerap terjadi kasus gigitan hewan penulas rabies (HPR), seperti anjing dan kucing.

Kasi Kasi Keswan dan Kesmavet Distankan Pekanbaru, Herlandra, menagatakan, jika ada warga digigt HPR silahkan laporkan ke Distan untuk dapat rekom ke puskesmas untuk diberikan vaksin anti rabies.

Dan jika hewan menggingit mati ia meminta membawa kepala hewan itu ke Kantor Distan Pekanbaru untuk dicek ke laboratorium memastikan postif rabies atau tidak. "Inilah cara memastikan hewan terkena rabies, sedangkan penanganan manusia di dinas kesehatan," kata Herlandra.

Herlandria mengaku, di Pekanbaru ini masih tinggi kasus rabies. Ia mencontohkan, pada Agustus 2017 saja ada 136 kasus, dari jumlah itu, postif hasil labor 6 kasus, neagatif nol, a1 kasus tak bisa diperiksa (cek labor) karena hewan sudah lama mati dan juga tidak dapat membawa kepala hewan untuk dicek (lisis). Dari jumlah 16 teresebut 83 kasus hewan liar (90 persen anjing), dan bebas observasi 32 kasus. [has]




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat