Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
Seleksi Terbuka Jabatan Eselon II,
"Pejabat Eselon II yang Jabatan Sudah Defenitif Jangan Ikut Lagi"
Selasa, 09 Januari 2018 - 08:30:00 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Dibukanya pendaftaran untuk seleksi jabatan Eselon II di lingkungan Pemko Pekanbaru membuka peluang bagi pejabat eselon III untuk promosi ke eselon II.

Sebab itu, ada saran dan pencerahan yang tak lain juga muncul dari pejabat Eselon II Pemko Pekanbaru, bagi pejabat yang sudah menjabat deventif seperti Kadis, Kabadan dan Asisten, semestinya tidak ikut lagi mendaftar dalam seleksi terbuka Assesment ini.

Pandangan itu dikemukakan Ahmad Yani, yang kini masih menjabat Sekwa DPRD Kota Pekanbaru. "Menurut saya pejabat yang sudah devenitif di eselon II, jangan ikut lagi di Assesment ini, berikan kesempatan pada yang lain, baik eselon III ke eselon II maupun pejabat yang sudah pernah duduk eselon II tetapi nonjob," kata Ahmad Yani berbincang dengan suluhriau.com Selasa, (10/1/2018).

Ia menambahkan, dengan ikutnya pejabat yang  sudah defenitif, dan ternyata lolos di jabatan berbeda, maka akan terjadi lagi kekosongan dijabatan yang sebelumnya diduki pejabat bersangkutan. "Dan itu saja kerja Pemko, ada yang kosong buka lagi Assesment, jadi kurang etis begitu," katanya.

Selain itu kata Yani pula, dengan ikutnya pejabat defenitif, kemungkinan yang bersangkutan tidak setuju atau tidak suka ditempatkan di jabatan yang ia didudukkan itu. "Kalau milih-milih, ini juga akan menjadi preseden tidak baik," katanya pula.

Saat ditanya apakah akan ikut Assesment, Ahmad Yani mengatakan, masih menimbang-nimbang. Menurutnya perlu melihat perkembangan lebih dulu. "Sekarang belum bisa saya pastikan, ikut atau tidak, tetapi jabatan di Sekwan masuk lelang Assesment," ujarnya.

Assement yang dibuka Pemko saat ini untuk sejumlah jabatan eselon II, seperti Kepala BKD-SDM, Kabapenda, Ka Bappeda, Ka Inspektorat, Sekwan, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Kadiskes, Kadishub, Kadiskominfo dan Asisten III.

Dari informasi, ada juga yang bakal mendaftar pejabat yang sudah difenitif. Namun, informasi ini belum dapat secara detil konfimasinya.

Sementara itu, Sekretaris BKD-SDM Pekanbaru, Masriya sebelumnya mengatakan, hingga Senin kemarin, belum ada berkas yang masuk.

Namun, secara lisan sudah banyak calon pejabat yang bertanya mengenai persyaratan yang wajib mereka lengkapi untuk mengikuti seleksi jabatan. "Secara lisan sudah banyak yang menelpon saya langsung bertanya syarat-syarat yang diperlukan untuk mengikuti ujian assessment ini,” ujarnya.

Karena lelang jabatan ini juga dibuka untuk calon pejabat lain yang berasal dari kabupatren kota lain di Riau, Masriya menegaskan untuk yang dari luar daerah mesti melampirkan surat persetujuan dari pembina kepegawaian.

“Karena ini kami buka se Riau, tentu pejabat yang di luar Pekanbaru wajib melengkapi syarat-syarat lainnya seperti persetujuan dari pembina kepegawaian. Itu bedanya dengan yang ASN di Pemko Pekanbaru,” katanya.

Pendafatran Assesment Pemko Pekanbaru ini mulai dibuka Jumat (5/1/2018) hingga 15 hari ke depan. Hari pertama beberapa pejabat sudah mengurus persyaratan sehat jasmani dan rohani serta bebas penggunaan narkoba.

Salah seorang pejabat Pemko yang mengaku ikut mendaftar untuk Assesment ini seperti Adwiar Djusdan. Ia sebelumnya pejabat eselon III, namun nonjob dan mengaku akan mengikuti Assesment ini. "Kami sudah ke BNN dan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Riau," katanya.

"Pengurusan cek kesehatan dianjurkan di RSUD Riau, di luar rumah sakit itu tidak direkom. Dan tadi saya dan kawan salah seorang calon peserta sudah ke RSUD dan BNN," katanya Jumat (5/1/2018). [yas]



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat